Berita

Politik

ROAD TO THE PALACE

Bangun Indonesia Hebat Lewat Aksi Nyata

RABU, 09 APRIL 2014 | 14:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pencalonan Jokowi dan Hatta Rajasa sebagai presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2014 digarap serius. Sekelompok orang yang menamakan diri Relawan Jokowi-Hatta (Jihat) mengungkapkan Hatta sosok yang paling cocok dan pantas mendampingi Jokowi.

"Hatta dan Jokowi bisa saling melengkapi dalam mengelola pemerintahan. Keduanya dapat berkolaborasi dan memiliki komitmen untuk membangun Indonesia Hebat lewat Kerja dan Aksi Nyata," ujar Koordinator Relawan Jihat Satria Chaniago dalam pesan elektroniknya (Rabu, 9/4).

Indonesia Hebat merupakan tagline politik PDI Perjuangan yang digaung-gaungkan saat kampanye lalu. Sedangkan Kerja dan Aksi Nyata merupakan kredo atau semangat berjuang yang beberapa tahun terakhir dikembangkan oleh PAN di seluruh Indonesia.


Menurut Satria, Hatta Rajasa merupakan sosok yang sangat berpengalaman dalam pemerintahan. Sebelum menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonmian, Hatta pernah dipercaya menjabat Menteri Sekretaris Negara (2007-2009), Menteri Perhubungan (2004-2007), dan Menteri Negara Riset dan Teknologi (2001-2004).

Soal komitmen membangun Indonesia hebat, Hatta tak perlu diragukan lagi. Konsep Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) merupakan ide brilian dari seorang Hatta Rajasa dalam membangun Indonesia Hebat di masa yang akan datang. Konsep MP3EI hingga kini berjalan lancar dan mendapat dukungan dari para kepala daerah mulai dari Gubernur, bupati dan walikota.

"Pada sisi lain PDI Perjuangan punya banyak kesamaan dengan PAN, sehingga sangat relevan untuk membangun kemitraan. Slogan kedua Parpol yaitu Indonesia Hebat dan Aksi Nyata begitu sangat pas dan tepat dengan kondisi saat ini," katanya.

Alasan lain, katanya, beberapa survei dari beberapa lembaga independen menyebutkan bahwa pasangan yang tepat menjadi pendamping Jokowi adalah Hatta Rajasa.

"Inilah yang menambah keyakinan saya bahwa PDIP sangat tepat bila melamar Ketua Umum DPP PAN itu mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2014," demikian Satria.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya