Berita

ilustrasi

Bisnis

Pelindo I Bangun Terminal Curah Cair Di Pelabuhan Kuala Tanjung

RABU, 09 APRIL 2014 | 09:08 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I terus mengembangkan pelabuhan yang dikelolanya. Saat ini, perusahaan pelat merah itu akan memperluas Pelabuhan Kuala Tanjung, Pekanbaru.

Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana berharap sudah bisa mengantongi izin pengelolaan konsesi Pelabuhan Kuala Tanjung pada akhir April atau awal Mei.

“Tadinya pengen barengan (dengan Pelabuhan Belawan) tapi Kuala Tanjung masih harus penyempurnaan,” katanya.


Perseroan juga sudah membentuk perusahaan patungan (joint venture) dengan sesama perusahaan pelat merah lainnya. Kali ini Pelindo I menggandeng PT Pembangunan Perumahan (PTPP) dan PT Waskita Karya.

Nama perusahaannya nanti PT Prima Terminal Nabati. Pelindo I memiliki porsi kepemilikan 55 persen, PTPP 30 persen dan PT Waskita Karya 15 persen.

Rencananya, Pelabuhan Kuala Tanjung akan dikembangkan dengan membangun terminal curah cair baru. Pelindo I menganggarkan dana sekitar Rp 700 miliar guna penyelesaian proyek tersebut.

Sebelumnya, Pelindo I mendapat restu pengembangan Pelabuhan Belawan, Medan. Perusahaan pelat merah ini menggandeng dua mitranya sesama BUMN yakni PT Wijaya Karya dan PT Hutama Karya.

“Dengan sinergi BUMN akan semakin cepat. Kami sudah belajar dari pembangunan pelabuhan di Dumai dan Perawang,” kata Bambang.

Dalam perusahaan joint venture yang diberi nama PT Prima Terminalpeti Kemas, Pelindo I memiliki porsi kepemilikan 70 persen, PT Wijaya Karya 15 persen dan PT Hutama Karya 15 persen.

Menurut dia, selain bekerja sama dalam hal pembangunan, sinergi BUMN yang akan dilakukannya juga turut menangani pengoperasian pelabuhan Belawan. Jika tidak ada aral melintang, Pelindo I akan mulai mengerjakan proyek Pelabuhan Belawan Mei nanti.

Dengan perluasan tersebut, pelabuhan yang semula hanya memiliki kapasitas 1,2 juta TEUs akan bertambah kapasitasnya menjadi 2,2 juta TEUs.  ***

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya