Berita

Politik

Exit Poll NCID: PDIP dan Gerindra Bersaing Ketat

RABU, 09 APRIL 2014 | 09:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

PDI Perjuangan dan Gerindra diprediksi mendominasi perolehan suara Pemilu legislatif 2014. Keunggulan kedua partai ini ditempel ketat oleh Partai Golkar.

Hasil Exit Poll yang dilakukan Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) menunjukan Gerindra dan PDIP bersaing ketat.

"Dalam riset ini pesaing terdekat Gerindra dan PDIP adalah Golkar dengan perolehan suara 20.2%, diikuti oleh Demokrat dengan 4.9%, dan PAN yang meraih 4.7%," papar Direktur Eksekutif NCID, Jajat Nurjaman kepada redaksi (Rabu, 9/4).


"Dari survei yang kami lakukan hari ini, terlihat jelas bahwa Gerindra dan PDIP akan bersaing ketat. Riset kami menunjukan Gerindra mendapat 27.1% dan PDIP 25.4%, kami prediksi kedua partai akan terus bersaing sampai akhir," sambung Jajat.

Survei Exit Poll NCID dilakukan dengan metode wawancara tatap muka kepada 4 pemilih laki-laki dan perempuan pertama yang telah melakukan pencoblosan di bilik suara.  Riset ini dilakukan di 300 TPS yang dipilih secara acak di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Survei ini diikuti oleh 2.400 responden dengan Margin of Error 3.5% dan tingkat kepercayaan 95%. Meskipun akan banyak perubahan dalam perolehan suara sesungguhnya, survei ini adalah cermin dari keadaan sebenarnya di lapangan.

Jajat menjelaskan bahwa masih banyak perubahan menarik yang akan terjadi dalam Pemilu 2014. Tetapi persaingan ketat di posisi 3 besar akan terus menjadi pusat perhatian.

"Masih terlalu cepat menyimpulkan hasil Pemilu 2014, tetapi kami yakin persaingan paling ketat akan terjadi di posisi 3 besar," demikian Jajat. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya