PDI Perjuangan dan Gerindra diprediksi mendominasi perolehan suara Pemilu legislatif 2014. Keunggulan kedua partai ini ditempel ketat oleh Partai Golkar.
Hasil Exit Poll yang dilakukan Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) menunjukan Gerindra dan PDIP bersaing ketat.
"Dalam riset ini pesaing terdekat Gerindra dan PDIP adalah Golkar dengan perolehan suara 20.2%, diikuti oleh Demokrat dengan 4.9%, dan PAN yang meraih 4.7%," papar Direktur Eksekutif NCID, Jajat Nurjaman kepada redaksi (Rabu, 9/4).
"Dari survei yang kami lakukan hari ini, terlihat jelas bahwa Gerindra dan PDIP akan bersaing ketat. Riset kami menunjukan Gerindra mendapat 27.1% dan PDIP 25.4%, kami prediksi kedua partai akan terus bersaing sampai akhir," sambung Jajat.
Survei Exit Poll NCID dilakukan dengan metode wawancara tatap muka kepada 4 pemilih laki-laki dan perempuan pertama yang telah melakukan pencoblosan di bilik suara. Riset ini dilakukan di 300 TPS yang dipilih secara acak di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Survei ini diikuti oleh 2.400 responden dengan Margin of Error 3.5% dan tingkat kepercayaan 95%. Meskipun akan banyak perubahan dalam perolehan suara sesungguhnya, survei ini adalah cermin dari keadaan sebenarnya di lapangan.
Jajat menjelaskan bahwa masih banyak perubahan menarik yang akan terjadi dalam Pemilu 2014. Tetapi persaingan ketat di posisi 3 besar akan terus menjadi pusat perhatian.
"Masih terlalu cepat menyimpulkan hasil Pemilu 2014, tetapi kami yakin persaingan paling ketat akan terjadi di posisi 3 besar," demikian Jajat.
[dem]