Berita

sutiyoso

PKPI Diprediksi Tak Lolos, Bang Yos Kecam Denny JA

SELASA, 08 APRIL 2014 | 23:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso mengecam pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network, Denny JA karena mempublikasi prediksinya soal suara partai-partai sehari sebelum pencoblosan.

Dalam prediksi Denny JA yang diiklankan di Harian Rakyat Merdeka hari ini (Selasa, 8/4), PKPI dan Partai Bulan Bintang (PBB) disebut tidak lolos ke DPR RI karena perolehan suaranya di bawah 3,5 persen.

"(Denny JA) sangat tidak etis. Itu termasuk black campaign yang bisa melemahkan kader-kader kita dan mempengaruhi pemilih," jelas bekas Gubernur DKI Jakarta, yang akrab disapa Bang Yos ini, kepada Rakyat Merdeka Online dalam pesan singkat sesaat lalu.


Berdasarkan prediksi LSI yang diiklankan di Harian Rakyat Merdeka, dua partai tidak lolos parliamentary threshold atau di bawah 3,5 persen, yaitu PKPI dan PBB. Enam partai papan tengah dengan prediksi perolehan suara antara 3,5 sampai 8 persen. Yaitu, PKB, PKS, PPP, PAN, Nasdem, Hanura.

Sedangkan dua partai papan tengah dengan suara antara 8-16 persen adalah Gerindra dan Partai Demokrat. Sementara terakhir, dua partai papan atas, dia atas 16 persen dan potensial di atas 20 persen, Golkar dan PDIP.

Ketua Umum PBB MS Kaban tak mengangkat telepon dan tak menjawab pesan singkat saat dimintai tanggapan atas prediksi Denny JA tersebut. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya