Berita

net

Politik

Demokrasi Benar-benar Nyata di Keluarga Sarundajang

SELASA, 08 APRIL 2014 | 17:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Koordinator Nasional Komite Pemilih Indonesia atau Kornas Tepi, Jeiry Sumampouw menegaskan, tidak ada yang salah dalam kiprah politik keluarga Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Dr Sinyo Harry Sarundajang.

"Secara hukum atau demokrasi, tidak ada yang dilanggar, ketika pak Sarundajang menentukan sikap politiknya berkiprah dengan partai A, sementara anak-anaknya di partai B. Di alam demokrasi kini, hal itu terjadi di banyak tempat. Ingat hak politik itu hak pribadi, suami istri pun bisa beda pandangan politik," ujar Jeiry kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 8/4).

Dia membandingkan posisi politik gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahril Limpo yang merupakan petinggi Partai Golkar, sementara anaknya pimpinan, kader dan Caleg PAN.


Sementara itu, aktivis PBHI, Boy R Sompotan mengingatkan, pilihan politik merupakan salah satu yang paling azasi bagi setiap warga. Jangan itu didikte apalagi dipaksakan, atau ditransaksikan.

"Saya melihatnya dari aspek hak azasi saja, tak ada yang keliru dari sikap dan manuver politik pak Sinyo Sarundajang dan anak-anaknya yang berbeda pandangan politik," tegas Boy.

Boy menyayangkan jika ada upaya lawan politik menjadikan isu ini sebagai manuver politik. "Justru tidak pas dan etis menurut saya. Demokrasi kok malah diusik," tandasnya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya