Berita

foto:net

Olahraga

Kampung Apung Kering, Warga Minta Dibangun Sekolah dan Puskesmas

SELASA, 08 APRIL 2014 | 16:20 WIB | LAPORAN:

Setelah sekian lama terendam, Kampung Apung di wilayah RT 10 RW 01 Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, akhirnya mulai dikeringkan.

"Ini dulu namanya Kapuk Teko, berubah jadi Kampung Apung setelah dilanda banjir. Luas tanah ini kan hampir 1,4 hektar, di mana sebagian ini terdapat areal pemakaman," jelas Lurah Kapuk Risan, Selasa(8/4).

Menurut Lurah Risan, setelah nanti airnya dikeringkan, seluruh makam yang ada di Kampung berpenghuni 248 itu selanjutnya direlokasi. Ia merinci ada 3.487 makam dengan luasan pemakaman 13.947 meter kubik.


"Kita kumpulkan ahli waris, akan kita pindahkan makam tersebut ke TPU Tegal Alur. Ini kan yang dikerjakan tahap pendek, di mana warga intinya meminta dikeringkan dulu. Kalau jangka panjangnya warga minta dibangunkan fasilitas umum seperti sekolah," papar Lurah.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Jiih berharap Pemprov DKI segera membangun fasilitas umum setelah air yang merendam Kampung Apung dikeringkan.  

"Saya berterima kasih sudah mulai dilakukan pengeringan airnya. Ke depannya kami selaku warga berharap kepada pemerintah untuk membangun gedung sekolah SMA dan Puskesmas karena yang ada lokasinya terlalu jauh," pintanya.

Risan menambahkan, permintaan ini telah disampaikan pula dalam rapat tingkat kota di mana perwakilan warga turut diundang.

"Mereka (perwakilan warga) ingin dibangun gedung sekolah karena tidak sarana gedung sekolah diwilayah Kampung Apung. Sedangkan pemerintah rencananya akan membangun rusun, serta sebagian permukiman warga akan terkena pelebaran jalan," kata Risan.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya