Berita

net

Survei NCID: Suara Pemilih Mengerucut ke Banteng dan Garuda

SELASA, 08 APRIL 2014 | 13:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Gerindra dan PDIP diprediksi bakal menang Pemilu 2014. Survei Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) menemukan telah terjadi pergerakan suara secara signifikan pada masa tenang kepada dua partai tersebut.

"Kemarin NCID melakukan survei SMS H minus 36 jam. Dari 1.183 responden yang menjawab, terlihat jelas pilihan mengerucut ke PDIP dan Gerindra. PDIP dapat 30,7% sedangkan Gerindra 29,0%," ujar Direktur Eksekutif NCID, Jajat Nurjaman kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 8/4).

Survei dilakukan dengan menggunakan metode top of mind, multitage random sampling, dengan tingkat partisipasi survei sebesar 59%. Mengingat perkiraan margin of error survei menggunakan metode ini adalah 4,5%, NCID belum dapat memprediksi secara pasti apakah PDIP atau Gerindra yang akan memenangkan Pemilu 2014.


"Pergerakan pemilih ke PDIP dan Gerindra disebabkan oleh Jokowi effect dan Prabowo effect," kata Nurjaman.

"Banyak pemilih yang sebelumnya belum menentukan pilihan, memutuskan untuk mendukung partai yang memiliki calon presiden yang berpeluang memenangkan Pilpres 2014," sambung dia.

Menurut Nurjaman, hasil ini mengkonfirmasi prediksi banyak pengamat politik beberapa hari terakhir bahwa dalam Pilpres 2014 akan ada konsentrasi ke dua kekuatan, yakni kekuatan yang diorganisir oleh Banteng dan kekuatan yang diorganisir oleh Garuda.

"Jika benar terjadi, hasilnya akan baik karena siapapun terpilih, Prabowo atau Jokowi akan memiliki dukungan yang cukup kuat di parlemen dan tidak perlu berurusan dengan banyak partai seperti koalisi yang sekarang" tutup Nurjaman.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya