Berita

PT Pelindo II (Persero)

Bisnis

Pelindo II Bikin Terminal Mobil Terbesar Di ASEAN

Posisi Strategis Dalam Perdagangan Internasional
SELASA, 08 APRIL 2014 | 09:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Pelindo II (Persero) berambisi membuat terminal mobil terbesar di ASEAN. Posisi Indonesia dianggap sangat menguntungkan dalam lalulintas perdagangan internasional karena 65-70 persen ekspor dan impor melewati perairan nusantara.

“Ke depan kita akan menjadi hub car terminal terbesar di ASEAN. Kita cukup strategis ke Australia, India dan Jepang,” ucap Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo II Saptono R Irianto  Jakarta, kemarin.

Irianto mengatakan, perluasan terminal kendaraan di Tanjung Priok akan mengundang pabrikan otomotif dunia untuk investasi di Indonesia. Indonesia akan menjadi pengekspor kendaraan untuk masa depan.


Direktur Utama PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) Armen Amir menambahkan, pelayanan pengiriman dan penerimaan barang Pelindo II bakal lengkap dalam masa mendatang.

“Salah satu terminal milik Pelindo II nanti sudah ada petikemas, terminal penumpang dan ini jadi terminal pelabuhan kendaraan pertama dan terbesar di Indonesia,” ungkapnya.

Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi menegaskan, kondisi ekonomi Indonesia kini terus bangkit setelah terpuruk akibat krisis. Bahkan Indonesia menempati sebagai negara eksportir dan ekonomi yang masuk 20 besar di dunia.

“Ekonomi Indonesia sudah bangun tidur sejak krisis lalu dan sekarang ekonomi kita nomor 16 dunia,” klaim Lutfi.

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang harus disiapkan adalah infrastruktur serta sarana dan prasaran baik bandara maupun pelabuhan.

Menurut Lutfi, sudah seharusnya kondisi pelabuhan yang ada di Indonesia ditingkatkan. Hal ini seiring peningkatan arus bongkar muat barang. ***

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya