Berita

ilustrasi/net

Ini 16 Aksi Anarkis Jelang Pemilu 2014

SELASA, 08 APRIL 2014 | 09:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menjelang Pemilu 2014 ada beberapa aksi anarkis di beberapa daerah, atau tepatnya di delapan privinsi yang trsebar.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, beberapa saat lalu (selasa, 8/4), merilis daerah-daerah tersebut, dan juga waktu aksi anarkis berlangsung.

Pada 5 April 2014, Kapolresta Jayapura AKBP Alfred Papare dan anggota TNI AD Tugino mengalami luka akibat ditembak orang tak dikenal di perbatasan RI-Papua Nugini, di Skouw, Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua. Penembakan terjadi saat aparat keamanan memantau situasi di sekitar perbatasan menjelang pelaksanaan Pemilu 2014.


Pada 31 Maret 2014, tiga orang tewas dan satu kritis saat mobil caleg Partai Aceh yang berisi 10 penumpang ditembaki orang tak dikenal dengan AK-47 di Desa Geulanggang Teungoh, Kota Juang, Bireuen, Aceh. Mereka yang tewas adalah Azirawati (28), Juwaini (29), dan bayi bernama Khairil Anwar (1,5).  Sedangkan yang kritis bernama Fakhrurrazi.

Pada 31 Maret 2014, kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara)  Sumatera Selatan, di Jalan Lintas Sumatera Rupit, dibakar oleh dua orang tak dikenal. Kedua pelaku masuk dengan menggunakan sepeda motor  melalui pintu gerbang kantor bupati dan langsung menuju ke samping gedung serta melempar kayu yang sudah dibakar terlebih dahulu.

Pada 28 Maret 2014, kantor KPUD Sumba Barat Daya, NTB dibakar massa akibat kisruh berlarut sengketa pilkada di daerah itu. Kericuhan ini buntut dari kisruh panjang hasil Pilkada di Sumba Barat Daya pasca keputusan Mahkamah Konsitusi (MK). Masalah bermula saat pasangan incumbent yang kalah mengajukan gugatan ke MK. Tidak ada korban akibat kebakaran itu, hanya logistik pileg hangus terbakar.

Pada 11 Maret 2014, kantor Partai Aceh Dewan Pimpinan Sagoe (DPS) Lueng Bata Banda Aceh digranat. Akibatnya, seorang bocah berusia 9 tahun yang sedang melintas mengalami luka-luka terkena serpihan granat yang dilempar orang tidak dikenal itu.

Pada 5 Maret 2014, bentrokan antar massa partai terjadi ketika kampanye di Jalan Wahid Hasyim, Yogyakarta. Satu orang yang diduga dari kubu PDIP dikeroyok. Korban luka parah di bagian kepala karena dipukul dengan kayu, batu dan lainya. Sesaat setelah pengeroyokan, massa PDIP muncul dari sisi utara dan menyerang kelompok yang menganiaya.

Pada 5 Maret 2014, jantor Dewan Pimpinan Gampong (DPG) Partai Aceh di Meunasah Manyang, Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe dibakar orang tak dikenal. Tidak ada korban jiwa dalam kasus ini.

Pada 5 Maret 2014, Posko Partai Nasdem di Desa Alue Awe, Kecamatan Geurudong Pase, Aceh Utara dibakar orang tak dikenal.

Pada 2 Maret 2014, Faisal, caleg DPRD Aceh Selatan tewas ditembak secara membabi buta oleh orang tak dikenal. Korban tewas setelah diberondong 42 butir peluru saat melintas di Gampong Ladang Tuha, Meukek, Aceh Selatan.

Pada 1 Maret 2014, Taufik alias Banggala (33), anggota Satgas Partai Aceh, di Gampong Geundot, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireun dikeroyok oleh sekelompok orang.

Pada 28 Februari 2014, mobil milik Razuan, caleg DPRD dari Partai Damai Aceh (PDA) di Gampong Pante Raja, Kecamatan Pasie Raja, Aceh Selatan dibakar orang tak dikenal.

Pada 24 Februari 2014, rumah wartawan Radar Jogja, Frietqi Suryawan, di Jalan Raya Magelang,  Jogja dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal. Akibatnya para jurnalis yang tergabung dalam Solidaritas Wartawan Anti Kekerasan melakukan aksi demo di Gedung DPRD DIY.

Pada 21 Februari 2014, sebuah bom molotof dilempar sekelompok orang tidak dikenal ke rumah Husaini, caleg DPRD Aceh Utara Partai Nasdem di Desa Nibong, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara. Tidak ada korban jiwa dalam kasus ini.

Pada 16 Februari 2014, caleg Partai Nasional Aceh (PNA) di Gampong Hagu Selatan, Lhokseumawe, Ilyas Syafii dianiaya saat sedang memasang atribut kampanye di daerah tersebut. Di hari yang sama, sekelompok pria juga mengamuk di Gampong Hagu Selatan. Mereka merusak sebuah mobil yang berbalut stiker PartaiAceh.

16 Pebruari 2014, mobil Iswadi, caleg DPRD Aceh Tamiang dari PDIP di Gampong Seneubok Baro, Aceh Timur dibakar orang tak dikenal, saat sedang diparkir di halaman rumah.

Pada 16 Februari 2014, Posko Pemenangan Zubir HT calon anggota legistatif Partai Nasdem dari daerah pemilihan empat Aceh Utara ditembaki orang tak dikenal. Selain memberondong, pelaku juga sempat menganiaya dua orang yang berada di dalam posko. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya