Berita

DPR Prihatin Penyidik Rekayasa Kasus Porprov

SELASA, 08 APRIL 2014 | 02:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dugaan rekayasa dalam penanganan kasus dugaan korupsi Dana Hibah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2010 senilai Rp 40 dengan tersangka mantan Ketua KONI Bangka Selatan (Basel) Sofian AP mengusik keprihatinan Komisi III DPR RI.

Dugaan rekayasa dalam penanganan kasus tersebut menguat karena Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel) tetap melakukan penyidikan padahal Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan tidak menemukan kerugian negara seperti yang dituduhkan.

"Saya mendukung langkah setiap penegakan hukum tanpa terkecuali. Tetapi saya juga perlu ingatkan jangan melakukan rekayasa karena itu menyangkut harkat dan martabat seseorang dan keluarganya," kata Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi Hukum, Pieter Zulkifli, kepada wartawan (Senin, 7/4).


Dia mengatakan penyidikan sebuah perkara dugaan korupsi mesti didasarkan atas adanya kerugian negara hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau auditor independen.

Selain itu, katanya, penyelidikan suatu kasus dapat diteruskan ke tingkat penyidikan jika ada dugaan kuat telah terjadi tindak pidana.

Pieter menambahkan, aparat penegak hukum jangan bekerja atas dasar pesanan kelompok tertentu untuk menindas orang lain.

"Jangan mengabaikan kebenaran dan gemar menindas hak orang lain karena pesanan dari kelompok tertentu. Tradisi semacam ini harus secepatnya ditinggalkan oleh aparat penegak hukum," pungkas Pieter.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya