Berita

Semua Caleg Incumbent Dilaporkan ke KPU

SENIN, 07 APRIL 2014 | 22:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dinilai tidak setia kepada Undang Undang Dasar 1945 dan Pancasila, sejumlah calon anggota legislatif (Caleg) incumbent yang maju dalam Pemilihan Umum Legislatif 9 April 2014 dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kesalahan para anggota DPR RI, DPRD dan DPD pada periode 2009-2014 yang masih nekat maju sebagai caleg itu terlihat dari ukuran pembuatan Undang Undang yang dibahas di parlemen selama masa periode itu.
 
"Kami melihat anggota DPR pasca reformasi yakni sepanjang  2003 hingga 2013 telah terbukti melanggar UUD 1945. Buktinya adalah dilakukannya judicial review atau uji konstitusi terhadap  503 buah Undang Undang yang dihasilkan oleh para anggoat DPR itu di Mahkamah Konstitusi, dan sebanyak 167 diantaranya dikabulkan oleh MK. Ini artinya sah dan terbukti anggota DPR dan Pemerintah SBY telah melakukan tindakan pelanggaran UUD," ujar Ketua Pengurus Pusat Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara (RPDN) Suryokoco Suryoputro ketika melaporkan para caleg incumbent ke KPU, di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol Nomor 29, Jakarta Pusat, tadi siang.
 

 
Keberadaan caleg yang berasal dari anggota DPR periode 2009–2014, katanya, terbukti tidak memenuhi ketentuan UU No 8/2012 tentang Persyaratan Bakal Calon Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Pasal 51 ayat  (1) UU tersebut menyebutkan bahwa bakal calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota adalah Warga Negara Indonesia dan harus memenuhi persyaratan: huruf  (f), yakni setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

Karenanya dia mendesak KPU untuk membatalkan kepesertaan caleg DPR RI, DPRD, dan DPD yang saat ini masih menjabat dan kini masih maju sebagai caleg pada Pemilu.

"Kami mendesak KPU melakukan persiapan langkah penggantian calon terpilih, apabila calon terpilih adalah anggota DPR 2009-2014," imbuh Suryokoco.

Suryokoco yang bertemu pimpinan KPU menjelaskan pergantian dilakukan didasarkan pada UU No 8/2012 bahwa penggantian calon terpilih anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota dilakukan apabila yang tidak lagi memenuhi syarat menjadi anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, atau DPRD kabupaten/kota.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya