Berita

Politik

Mimpi SDA Jika PPP Menang Pemilu

SENIN, 07 APRIL 2014 | 19:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Masa kampanye pemilu legislatif telah berakhir. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berharap bisa tampil sebagai pemenang
pemilu dan berperan besar dalam pembangunan pada pemerintahan yang akan datang.

Ketua Umum DPP PPP, Suryadharma Ali (SDA) mengatakan, pihaknya ingin mencetak kader-kader bangsa yang cerdas dan tangguh dengan mendirikan perguruan tinggi unggulan di setiap kabupaten kota di seluruh Indonesia.

"Selain itu, PPP akan mendorong pemerintah agar mengirimkan 100 mahasiswa teladan dari masing-masing universitas ke perguruan tinggi

"Selain itu, PPP akan mendorong pemerintah agar mengirimkan 100 mahasiswa teladan dari masing-masing universitas ke perguruan tinggi
di luar negeri untuk mengambil S2 dan S3 atau kejuruan yangg diminati oleh mahasiswa," kata Suryadharma Ali.
 
SDA berharap setelah kembali ke tanah air mereka akan berperan dalam pembangunan Indonesia. Ditambahkannya, pemerintah akan selalu memperbaharui sistem informasi penyediaan kesempatan kerja bagi tenaga ahli Indonesia. Pihaknya juga akan mendorong berdirinya Sekolah kejuruan berbasis kompetensi dan beorientasi teknologi di semua kabupaten dan kota.

"Sehingga generasi muda menjadi tenaga siap pakai di industri yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri," terang calon presiden dari PPP ini.

Untuk anak-anak non sekolah kejuruan, kata Menteri Agama ini, pihaknya akan mendorong berdirinya baalai latihan kerja di semua kabupaten kota. Dengan cara itu, diharapkan akan menghasilkan tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan pasar.

"Untuk seluruh sekolah sampai dengan Universitas kebutuhan buku pelajaran disediakan oleh sekolah dengan status pinjam dan
dikembalikan setelah sekolahnya selesai," jelas mantan Ketua Umum PB PMII ini.

Selain itu, jelasnya, pemerintah juga akan menyiapkan baju seragam dan sepatu sekolah. Untuk siswa miskin akan disediakan subsidi untuk pembelian buku tulis dan alat tulis berikut biaya transportasi dari rumah ke sekolah. Menurutnya, itu saja tidak cukup. Di setiap sekolah juga akan disiapkan asrama bagi para pelajar dari tingkat SMA sampai dengan perguruan tinggi.

"Seluruh pondok pesantren dan perguruan tinggi agama akan mendapat perlakuan dan fasilitas yang sama dengan pendidikan formal , termasuk penyediaan buku-buku agama," jelasnya.

Dikatakannya, setiap sekolah juga perlu dilengkapi fasilitas olah raga lengkap sehingga prestasi olah raga di Indonesia ikut terdongkrak. Pendidikan seni budaya menjadi mata pelajaran pokok dalam rangka menjaga budaya Indonesia tidak punah.

"Bahasa Ingris menjadi bahasa kedua supaya anak-anak negegri bisa go internasional. Semua ini bisa dilakukan karena anggaran pendidikan 20 persen dari APBN. Gagasan tersebut perlu segera direalisasikan untuk menyambut Asean Economic Commumity pada tahun 2015," pungkasnya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya