Berita

ilustrasi

Olahraga

Indonesia Harus Punya Departemen Olahraga

SENIN, 07 APRIL 2014 | 09:30 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Indonesia sudah harus lebih serius lagi dalam membenahi olahraga yang kondisinya kini sudah terpuruk. Terakhir hanya mampu berada dalam posisi keempat pada SEA Games XXVII/ di Myanmar, 11-22 Desember tahun lalu.

Aktivis olahraga yang kini duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengaku amat prihatin atas keterpurukan olahraga Indonesia. Sudah begitu belum ada upaya yang nyata untuk mengatasi masalah ini terutama dari pemerintah.

“Saya prihatin melihat nasib olahraga Indonesia. Sudah merosot dalam prestasi, perhatian pemerintah juga amat minim. Kondisi ini tidak akan terjadi kalau para pemangku olahraga dan pemerintah mempunyai perhatian serius terhadap olahraga yang pernah menjadi pilar kebanggaan bangsa Indonesia di kancah dunia,” ujar Prasetyo yang anggota Komisi B DPRD Jakarta itu.


Bekas pengurus induk cabang olahraga hoki dan kini masih aktif menjadi pebalap itu menceritakan pada masa Presiden pertama Indonesia, Soekarno menjadikan olahraga sebagai pilar utama untuk membutikan negera dan bangsa ini memiliki petenis kekuatan luar biasa dan mampu bersaing di tingkat dunia. Di saat itu, Indonesia jadi tuan rumah Asian Games dan jadi juara umum setelah Jepang.

“Semangat dan program Bung Karno perlu lagi dibangkitkan. Indonesia tidak bisa lagi main-main mengelola olahraga. Indonesia harus bangkit,” ujar penggemar berat tenis yang juga Bidang Dana KONI Provinsi DKI Jakarta.

Wakil rakyat anggota Fraksi PDI Perjuangan itu menghimbau, para wakil rakyat baik di pusat maupun daerah dan pemerintah baru nanti harus memberikan perhatian khusus pada olahraga. Hal ini sudah dilakukan China, Korea Selatan, Jepang, Inggris dan bahkan Amerika Serikat.

“Sudah waktunya Indonesia memiliki Departemen Olahraga. Jangan lagi digabung dengan kepemudaan. Olahraga itu harus menjadi perhatian khusus saat presiden baru nanti. Saya akan memperjuangkan ini. Bahkan kini sudah mulai sehingga olahraga mendapat perhatian serius dari pemerintah di Jakarta,” tegas.   ***

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya