Berita

akil mochtar

Harus Terus Diselidiki Kemana Saja Uang Akil Mengalir

MINGGU, 06 APRIL 2014 | 07:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Persidangan kasus suap dalam penanganan sengketa pemilihan kepala daerah di Mahkamah Konstitusi dengan terdakwa Akil Mochtar terus menyingkap fakta-fakta mencengangkan.

Pada Kamis kemarin misalnya, Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun mengaku menyetor Rp 1 miliar ke rekening CV Ratu Samagat, perusahaan milik istri Akil. Saat itu Akil masih menjabat sebagai Ketua MK.

Sementara Wakil Gubernur Papua periode 2006-2011 Alex Hesegem empat kali mengirimkan uang kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar. Total uang yang dikirimkan sebanyak Rp 125 juta itu untuk membeli pulsa bekas poltikus Golkar itu.


"Banyaknya pengakuan berbgai pihak yang pernah menyetor uang ke Akil Mokhtar jelas menimbulkan tanda tanya. Apa benar semua uang sogok itu berakhir di rekening istrinya Akil," jelas Direktur The Indonesia Reform Institute Syahrul Effendi Dasopang (Minggu, 6/4).

Menurutnya, perlu diselidiki lebih lanjut kemana saja uang itu mengalir. Karena tak menutup kemungkinan, rekening istri Akil itu hanyalah tempat transit.

"Sudah menjadi rahasia umum jabatan publik seperti yang diperoleh Akil Mochtar tak lepas dari keberadaannya sebagai bagian dari slagorde Golkar. Tak menutup kemungkinan dana-dana itu muncrat ke oknum Golkar tertentu," demikian Syahrul yang juga mantan Ketua Umum PB HMI ini. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya