Berita

ilustrasi

Siar Anggreta Siagian Berkomitmen Perjuangkan Nasib Perempuan Sumut

SABTU, 05 APRIL 2014 | 18:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Perempuan masih sering dimarginalkan terutama di bidang pendidikan. Di berbagai daerah, termasuk di Sumatera Utara, Kaum hawa dinilai tidak perlu mencicipi pendidikan yang lebih tinggi.

"Lewat Partai NasDem kami ingin perjuangkan nasib pendidikan untuk perempuan di Sumut," jelas calon anggota DPR RI, Siar Anggreta Siagian, dalam keterangannya (Sabtu, 5/4).

Politikus Partai Nasional Demokrat yang maju dari daerah pemilihan Sumatera Utara 1 (Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi) ini yakin perempuan di Sumut bisa menjadi pemimpin lokal dan nasional jika diberdayakan dibangun dengan adil dan benar.


"Banyak tokoh-tokoh lokal dan nasional yang berasal dari kalangan perempuan," ujar caleg nomor urut 4 ini.

Mantan Sekjend DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) menambahkan, selain karena faktor budaya, pendidikan untuk perempuan di Sumut masih belum dikelola maksimal karena perempuan juga belum disadarkan tentang pentingnya pendidikan.

Padahal, dia menjelaskan, seorang ibu adalah madrasah/sekolah bagi anak-anaknya. "Karena itu, seorang ibu harus cerdas agar anak-anaknya kelak dapat didik dengan kecerdasan seorang ibu," papar master jebolan Universitas Indonesia ini.

Siar menegaskan, perjuangannya mengangkat nasib pendidikan untuk perempuan di Sumut bukan saat ini saja. Sejak masih kuliah S1 di Universitas Sumatera Utara, dia sudah memperjuangkannya.

"Sampai sekarang cuma segelintir perempuan yang dapat kami perjuangkan. Ikhtiar kami berikutnya yakni lewat jalur legislatif, jika terpilih nanti kami yakin dapat maksimal membantu pendidikan untuk perempuan di Sumut," demikian Siar. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya