Berita

nazaruddin/net

Hukum

Nazaruddin Berkicau Soal Duit 200 Ribu Dolar AS ke Ibas

JUMAT, 04 APRIL 2014 | 23:46 WIB | LAPORAN:

Mantan Bendahara umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin mengaku diminta penyidik KPK memverifikasi siapa saja anggota DPR yang ikut menikmati duit proyek Hambalang.

Beberapa nama pun keluar dari mulut suami Neneng Sri tersebut. Namun ketika disinggung soal kabar adanya aliran dana ke putra bungsu SBY, Edhie Baskoro alias Ibas, Nazar hanya melempar senyum.

Nazar yang usai menjalani pemeriksaan terus melangkah menuruni anak tangga gedung KPK saat awak media tetap mencercanya dengan pertanyaan serupa. Hingga akhirnya ia menyebut Yulianis sebagai anak buahnya di PT Permai Grup. Meski dibenarkan ada penyerahan duit sebesar 200 ribu dolar AS, Nazar membantah itu atas perintahnya.


"Yulianis menjalankan perintah mas Anas. Saya hanya bendahara, Permai grup owner utamanya mas Anas, saya bendaharanya," kata Nazar yang tampak berbalut batik coklat, Jumat (4/4).

Seperti pernah diberitakan, mantan wakil direktur Permai Grup, Yulianis mengaku pernah menyerahkan uang sebesar 200 ribu dolar AS kepada Ibas. Uang itu diterima Ibas di Jalan Ciasem, Jakarta.

Pihak KPK sendiri acapkali menyebut jika pengakuan saksi maupun tersangka akan divalidasi. Namun hingga kini, Ibas yang juga Sekjen DPP Partai Demokrat tak kunjung dipanggil dan diperiksa untuk mengkonfirmasi keterangan Yulianis.[wid]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya