Berita

Hukum

Aneh, Kok Bupati Buton Panggil Akil Mochtar "Yang Mulia"

KAMIS, 03 APRIL 2014 | 22:31 WIB | LAPORAN:

Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun memanggil eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar dengan sebutan "yang mulia". Pernyataan itu terungkap saat majelis hakim yang diketuai oleh Suwidya memberikan kesempatan kepada Akil Mochtar untuk menanggapi kesaksian yang disampaikan oleh Samsu.

Akil kemudian mengajukan pertanyaan ke Samsu. Pertanyaannya, seputar pemberian uang sebesar Rp6 miliar yang diminta oleh advokat Abrab Paproeka. Nah, Akil bertanya mengapa tak mengkonfirmasi langsung soal adanya permintaan uang dari Arbab.‎

"Saudara tidak berusaha mengkonfirmasi kebenaran apa betul itu permintaan saya?," tanya Akil ke Samsu dalam persidangan ‎di Pengadilan Tipikor


"Tidak, Yang Mulia," jawab Samsu.

"Yakin itu permintaan saya? Saya kan tidak langsung bertemu saudara," tanya Akil lagi.

"Betul, Yang Mulia. Saya sempat tak menggubrisnya," jawab dia lagi.

Akil kemudian bertanya kepada Samsu lagi. ‎Dia bilang, apakah logis ancaman yang diberitahukan oleh Arbab itu berasal darinya. Samsu menyatakan bahwa dirinya merasa terancam dan akhirnya memutuskan untuk memberikan uang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemudian memprotes pertanyaan tersebut. Jaksa tak terima karena pertanyaan Akil bawa-bawa logika.

"Keberatan Yang Mulia, tadi kami diprotes karena menanyakan masalah perasaan. Kalau menanyakan soal logis atau tidak, kami keberatan, biar adil Yang Mulia," timpal Jaksa Elly Kusumastuti.

Walau begitu, Ketua Majelis Hakim Suwidya malah tertawa-tawa sambil sesekali melirik ke arah Akil. Lantas ia memutuskan untuk menolak keberatan tim JPU.

"Tapi saya melihat dialognya masih logis, sehat," demikian Hakim Suwidya.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya