Berita

Felipe Massa

Olahraga

Massa & Team Order Kembali Akur

Formula One
KAMIS, 03 APRIL 2014 | 08:22 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kis­ruh  team order tim teknisi Wil­liams dan dua pebalapnya, Felipe Massa dan Vatteri Bottas di sirkuit Sepang Internasional, akhir pekan lalu akhirnya bisa dituntaskan.

Hal itu diungkapkan lang­sung oleh Kepala Mekanik Wil­liams, Rod Nelson. Menu­rut­nya, Massa dan Bottas me­ma­hami duduk perkara dan sa­dar akan kepentingan tim.

“Mereka (Massa dan Bottas) menyadari posisi tim dan me­nerima alasan kenapa mereka diminta mematuhi team order, yang tak lain untuk strategi ter­baik bagi tim,” tutur Nelson di­kutip Autosport.


Setelah masalah itu berlalu, Williams memfokuskan untuk balapan GP di Bahrain, pekan depan.

Sirkuit Sepang merupakan tempat favorit bagi para tim F1 untuk memberikan instruksi kepada rekan lainnya yang bia­sa disebut dengan team or­der. Tapi instruksi tersebut sa­ngat membatasi pergerakan para pe­balap lainnya.

Saat balapan di Sirkuit Se­pang, Massa mendapat perin­tah melalui radio tim un­tuk memberi jalan kepada Valt­teri Bottas. Namun, Massa malah mem­bangkang dan terus ngo­tot dengan posisinya di depan Bot­tas.

“Untuk Felipe Massa, Valt­teri (Bottas) sudah lebih cepat daripada Anda, jangan halangi dia,” ucap seorang tim Wil­li­ams kepada Massa saat itu.

Tim teknisi Williams melihat peluang Bottas dapat membe­ri­kan tekanan kepada lawan.

Setelah masalah itu selesai Massa tidak ingin mengingat­nya. “Saya akan fokus ke Bah­rain pe­kan depan dan berjuang untuk karir saya,” ujarnya.  ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya