Berita

foto:net

Olahraga

Ahok Ancam Pengusaha Sampah Curang Langsung Dicoret

KAMIS, 03 APRIL 2014 | 11:26 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menampik pernah mengeluarkan aturan pengangkutan sampah ke Bantar Gebang hanya boleh satu rit.

"Masa dibilang perintah saya yang bilang enggak boleh nambah satu rit, mana ada," ujar Ahok di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (3/4).

Informasi ini mengemuka dalam pertemuan 25 pengusaha angkut sampah dengan Ahok kemarin (Rabu, 2/40 di Balaikota. Dalam pertemuan itu diketahui ada kongkalikong antara Dinas Kebersihan DKI dengan 25 pengusaha pengangkut sampah atau disebut pihak ketiga.


"Jadi sekarang sudah ketemu nih antara Dinas kebersihan dengan pihak ketiga yang sudah 20 tahun, masa sih mau macam-macam. Kalau dulu macam-macam ya sekarang jangan macam-macam," tegas Ahok.

Agar kasus serupa tidak terulang kembali, Pemprov DKI akan mengadakan lelang atau beauty contest untuk pengangkutan sampah di Jakarta. Dengan demikian, perusahaan yang diketahui melakukan kecurangan akan langsung dicoret.

"Ya masa lalu kita lupakan. Kalau mereka masih nekat baru kita hukum. Nanti kan beliau-beliau akan mengawasi mereka dilapangan si oknum. Oknumkan biasanya akan menekan surat jalan. Orang sekarang bisa langsung kesaya kok," imbuhnya.

Kemudian siapa oknum yang Ahok maksud? Salah satunya adalah Jack Monang Napitupulu selaku direktur PT Samhana Indah.

"Enggak ada lagi alasan oknum kecuali mereka (pengusaha) yang jadi oknum. Masa orang udah umur kaya gitu mau macam-macam, nggak berani dia," tandasnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya