Berita

din syamsuddin

Warga Muhammadiyah Ikhlas Kalau Din Syamsuddin Digaet Menjadi Cawapres

SELASA, 01 APRIL 2014 | 23:15 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Muhammadiyah menggelar konsolidasi nasional sekaligus untuk memetakan siapa saja kader organisasi kemasyarakatan itu yang berpotensi terjun ke dunia politik.

Konsolidasi digelar dalam acara Pertemuan Nasional Muhammadiyah pada 30-31 Maret di Yogyakarta. Pertemuan yang membahas persoalan politik daerah dan situasi perkembangan politik nasional ini digawangi langsung oleh PP Muhammadiyah dan PP Aisyiyah dan dihadiri seluruh pimpinan wilayah Muhammadiyah se-Indonesia serta pimpinan organisasi otonom.

"Termasuk Bapak Din Syamsudin, jika ada partai atau calon presiden yang berkeinginan melamar menjadi cawapres, saya yakin warga Muhammadiyah akan mengikhlaskan asal capres yang dimaksud sesuai dengan kriteria Muhammadiyah sebagaimana diamanahkan dalam Tanwir tahun lalu di Bandung," jelas Sekjen DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fahman Habibi, yang ikut dalam pertemuan itu, kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 1/4).


Salah satu kriteria capres Muhammadiyah adalah mau menyelesaikan persoalan bangsa secara mandiri, dan tidak memiliki ketergantungan terhadap bangsa lain.

Selain itu, hasil pertemuan lainnya adalah mengimbau warga Muhammadiyah untuk menggunakan hak pilih pada Pemilu 2014 ini.

"Andai semua dinilai tidak baik, pilihlah calon pemimpin yang paling kecil mudlaratnya. Karena pemilihan presiden merupakan salah satu bentuk jihad untuk menentukan masa depan bangsa demi terwujudnya Indonesia yang berkemajuan yang diusung oleh Muhammadiyah," demikian Fahman. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya