Berita

Olahraga

Didemo, Jokowi Minta KemenPAN Urus Guru Honorer

SELASA, 01 APRIL 2014 | 18:43 WIB | LAPORAN:

Puluhan guru honorer berdemo di halaman kantor Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo yang berada di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (1/4) siang. Mereka mempertanyakan nasib mereka setelah bertahun-tahun tak juga diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di DKI.

Jokowi yang hendak meninggalkan Balaikota sempat berpapasan dengan para pendemo.

"Kapan kami diangkat jadi PNS pak? Kami sudah menunggu bertahun-tahun," tanya koordinator guru bantu, Elis Sukmawati kepada Jokowi yang tetap berada di dalam mobil dinasnya.


Jokowi pun menjawab bahwa kedatangan mereka salah alamat. Menurut dia, yang berhak menaikkan status guru dari honorer menjadi PNS ada di tangan Kementerian Pemdayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi.

"Kok demonya ke sini toh? Itu kewenangannya ada di MenPAN atau di saya sih? Di MenPAN itu," sahut Jokowi.

Sontan, jawaban Jokowi itu langsung ditanggapi beberapa pendemo dengan nada kampanye.

"Kami ini bukan berdemo untuk bapak. Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi. Kami mendukung 100 persen bapak jadi presiden. Kami akan buat petisi untuk mendukung," ucap Elis yang langsung direspon Jokowi dengan senyuman.

Namun tetap saja Jokowi bergeming tak jua turun dari mobil dinasnya. Meski, salah seorang pendemo terus meneriakinya untuk turun.

"Turun dong pak, temui kami. Jangan di mobil saja," lantang pendemo.

Akhirnya setelah didesak, Jokowi pun bersedia turun dan langsung meminta stafnya untuk menghubungi KemenPAN. Usai menelepon, Jokowi langsung pamit berangkat blusukan dengan membawa map berisi dukungan guru honorer terhadap pencapresan kader PDI Perjuangan tersebut.[wid] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya