Berita

ahmad fathanah/net

Hukum

Fathanah Sempat Minta Maaf ke Maria Elizabeth Liman

SELASA, 25 MARET 2014 | 18:15 WIB | LAPORAN:

Saksi pengadilan, Ahmad Fathanah, akhirnya berterus terang bahwa dirinya telah menipu Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elzabeth Liman, terkait kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Permintaan uang ke Indoguna sebesar Rp 1,3 miliar, kata dia, merupakan inisiatifnya. Uang itu bukan untuk pengurusan kuota impor daging sapi, melainkan untuk membiayai proyek PLTS yang merupakan proyek kerjasamanya dengan Elda Devianne Adiningrat.

"Permintaan uang itu inisiatif saya. Saya minta maaf ya Bu (Maria Elizabeth)," kata Fathanah sambil melambaikan tangan ke terdakwa Maria dalam sidang lanjutan kasus suap impor daging sapi di Pengadilan Tipikor Jakarta,  Selasa (25/3).


Bahkan, tercatat dua kali Fathanah meminta maaf kepada terdakwa karena telah meminta sejumlah uang dengan mengatasnamakan Luthfi Hasan Ishaaq yang ketika itu menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Fathanah mengungkapkan hal tersebut saat menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim Purwono Edi Santosa yang menyebutkan bahwa Fathanah telah menipu terdakwa Maria.

"Saya ingin mainkan peranan saya, seolah-olah dekat dengan Ustad Luthfi," ungkap Fathanah.

Dia menjelaskan, awal mula mengenal terdakwa karena dikenalkan oleh Ketua Asosiasi Perbenihan Indonesia Elda Devianne Adiningrat. Sebelumnya dia tidak pernah bertemu dengan terdakwa. Tapi sering bertemu Elda di Hotel Grand Hyatt.

Dia menuturkan dalam pertemuannya dengan Maria Elizabeth, Elda dan juga mantan Presiden PKS, Lutfhi Hasan Ishaaq, di Angus Steak Chase Plaza Jakarta, pada Oktober 2012, hanya sekadar silaturahim. Mereka hanya mendengarkan penjelasan Luthfi yang mengutarakan soal kelangkaan daging sapi dan marak beredarnya bakso dari daging celeng dan tikus.

“Yang aktif saya. Tapi dalam pertemuan itu tidak satupun membicarakan penambahan kuota daging sapi impor,” tegas Fathanah yang telah dihukum 14 tahun terkait kasus ini.
Fathanah juga mengakui bahwa dirinya pula yang menjadi inisiator pertemuan Maria, Elda dengan Menteri Pertanian Suswono di Medan pada 30 Desember 2012.

Fathanah sempat bersitegang dengan penuntut umum KPK karena dia merasa dipelakukan sebagai terdakwa.

Fathanah sempat  tidak mau menjawab pertanyaan jaksa dengan mengatakan bahwa pertanyaan itu sudah pernah di jawab dalam sidang-sidang sebelumnya. Ketua Majelis Hakim, Purwono Edi Santosa memperingatkan Fathanah untuk menjawab pertanyaan dari jaksa.

"Beda ini dengan sidang yang dulu. Jaksanya saja beda. Sudah jawab saja," tegas Purwono. [ald]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya