Berita

Marc Marquez

Olahraga

Marquez Diuntungkan Ban Keras

Balapan Perdana Motogp Qatar
SELASA, 25 MARET 2014 | 09:53 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kesuksesan Marc Marquez menjadi yang tercepat di balapan perdana MotoGP 2014 di sirkuit Losail, Qatar, dini hari kemarin tak lepas dari ban keras belakangnya.

Marquez merupakan satu-satunya rider pada balapan malam ini yang memakai ban belakang keras. Tak heran, start pebalap Repsol Honda ini tidak terlalu bagus. Tapi kemudian dia semakin cepat pada setiap putaran berikutnya, sampai akhirnya menjadi yang tercepat.

Prestasi itu menjadi kejutan. Semula dia diragukan bisa mengalahkan para kompetitornya, sebab enam pekan lalu, Marquez mendapat cedera kaki kanan karena kecelakaan saat berlatih di dirt track. Dia tidak bisa mengikuti sesi uji coba di Sepang (Malaysia) dan Phillip Island (Australia).


Juara dunia kelas premier termuda sepanjang sejarah ini tak sempat berlatih jelang GP Qatar. Dia tetap bisa tampil baik, meski sempat kesulitan pada awal-awal sesi latihan bebas.

“Aku menikmatinya, dan tidak berpikir tentang cidera. Tahun lalu Rossi. Tapi tahun ini akulah yang menang,” dikutip Crash, kemarin.

Balapan perdana tersebut diwarnai jatuhnya beberapa pebalap yakni Jorge Lorenzo, Andrea Iannone, Stefan Bradl, Bradley Smith, dan Alvaro Bautista.

Bila Marquez diuntungkan ban belakangnya, tapi tidak dengan Lorenzo. Rider berkebangsaan Spanyol itu malah menyalahkan kondisi ban yang berbeda dari tahun lalu di mana dirinya keluar sebagai penakluk sirkuit Losail.

“Kami tidak sempurna. Tapi kami sadar hanyalah manusia yang terkadang membuat kesalahan. Kondisi ban berbeda dengan tahun lalu dan temperatur aspal sedikit lebih dingin,” ujar Lorenzo.

Marc Marquez yang berhasil menyelesaikan finis pada seri pembuka di Losail dengan menorehkan waktu tercepat dengan 42 menit 40.561detik.  Di belakangnya, pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi menempel dengan catatan waktu 42 menit 40.820 detik.   ***

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya