Berita

eva kusuma sundari/net

Hukum

KPK Didesak Tindaklanjuti Laporan Anas

SELASA, 25 MARET 2014 | 12:22 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera menindaklanjuti laporan mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, terkait dugaan aliran dana Bank Century yang mengalir ke tim sukses pemenangan SBY-Boediono pada Pilpres 2009 lalu.

"Kita berharap KPK tidak mengabaikan pernyataan Anas, terutama jika dia bisa menyediakan bukti dan fakta hukum. Bukankah sudah lazim bahwa KPK dapat kakap ketika sedang menangani kasus teri," kata anggota Komisi III DPR, Eva Kusuma Sundari saat dihubungi, Selasa (25/3).

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, sudah ada indikasi-indikasi keanehan yang menjadi keprihatinan beberapa parpol peserta pemilu lalu.


"Bau kentutnya sih sudah menyengat. Tinggal KPK serius tidak nyari si tukang kentut," beber Eva.

Apalagi, lanjutnya, skandal Bank Century yang merugikan negara Rp 6,7 triliun sudah masuk penyidikan dan ada tersangkanya. Karena itu, sudah jadi tugas KPK melengkapi kepingan-kepingan puzzle guna mengungkap skandal perbankan yang juga melibatkan lingkaran istana ini.

"Semoga KPK serius mencipatakan legacy soal indepensi dalam penegakan hukum. Kita tunggu pilihan yang diambil KPK," demikian Eva.[wid]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya