Berita

ketua umum pkb, muhaimin iskandar/net

Politik

Survei LSN: PKB Partai Islam Paling Inklusif

SENIN, 24 MARET 2014 | 11:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hasil survei terbaru Lembaga Survei Nasional (LSN) menunjukkan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merupakan partai paling inklusif.

"Publik mempersepsikan PKB sebagai partai Islam yang paling menghargai pluralisme dan menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama," kata Direktur Eksekutif LSN, Dr. Umar S. Bakry, MA, dalam pernyataan pers yang diterima Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Senin, 24/3).

Ketika LSN menanyakan kepada responden, partai apakah yang paling menghargai pluralisme dan menjunjung tinggi toleransi, sebanyak 33,4 persen menyebut nama PKB. Artinya, PKB telah berhasil membentuk citra sebagai partai Islam yang iklusif. PKB bukan hanya menjadi rumah bagi kaum nahdliyin, namun juga menjadi perahu yang bisa mengangkut semua pemeluk agama.


"Citra PKB sebagai partai Islam yang inklusif tersebut tentu tidak lepas dari peran pendiri PKB, Gus Dur, yang selalu mengedepankan toleransi dan membela hak-hak kaum minoritas," terangnya.

Hasil survei LSN menunjukkan bahwa 34,3 persen responden yang beragam Islam mempersepsikan PKB sebagai partai inklusif. Sedangkan di kalangan responden yang beragama Kristen Protestan dan Katolik, juga dipersepsikan sebagai partai Islam paling menghargai toleransi dan pluralisme.

Partai berbasis massa Islam berikutnya yang dipersepsikan publik juga menghargai toleransi adalah Partai Amanat Nasional (PAN). Sebanyak 16,3 persen responden mempersepsikan PAN sebagai partai Islam yang menghargai pluralisme.

Survei nasional LSN dilaksanakan 5 sampai 15 Maret 2014 di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Populasi dari survei ini adalah seluruh penduduk Indonesia yang telah memiliki hak pilih dan sudah tercantum dalam DPT. Jumlah sampel sebesar 1230 responden yang diperoleh menggunakan teknik rambang berjenjang (multistage random sampling). Ambang batas kesalahan (margin of error) survei ini adalah 2,8% dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) 95 persen. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya