Berita

sam bimbo

Sam Bimbo Curhat Soal HAKI kepada Dubes Yusron Ihza di Jepang

JUMAT, 21 MARET 2014 | 20:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penyanyi legendaris dari Grup Trio Bimbo, Sam, memiliki perhatian perhatian serius terkait Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Menurutnya, HAKI merupakan persoalan krusial yang harus segera dibenahi di Indonesia, termasuk fungsinya dalam memberi perlindungan bagi para musisi dan pencipta lagu. Terutama sekali terkait dengan maraknya pembajakan lagu yang masih terus berlanjut.

Seniman berusia 72 tahun yang tetap bersuara merdu dan bergaya trendy ini mengungkapkan itu dalam acara minum teh senja hari di Kediaman Resmi Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra di Tokyo, kemarin (20/3).

Sam berada di Tokyo bersama tim yang dipimpin Dirjen HAKI, Ahmad M. Romli untuk mengurusi masalah HAKI. Termasuk di dalamnya, adalah rencana membentuk Forum HAKI Indonesia-Jepang yang nantinya akan berkembang menjadi forum yang lebih luas guna melindungi Hak Kekayaan Intelektual di Kawasan Asia Pasifik.


Sam dan rombongan secara kebetulan tiba bersamaan dengan rombongan Femina Grup yang hadir berpartisipasi mengisi Japan Fashion Week yang digelar di Tokyo. Kedua rombongan ini diundang Dubes Yusron dan Nyonya untuk minum teh bersama sebagai sambutan dan kehangatan KBRI Tokyo, yang merupakan wakil pemerintah dan masyarakat Indonesia di Jepang.

"Dalam suasana maraknya pembajakan, mana mungkin seniman dapat hidup dan terus berkreasi serta bernyanyi," kata Sam seperti dikutip dari rilis yang diterima dari KBRI Tokyo.

Terutama, lanjutnya, jika saat pulang ke rumah, istri para seniman mengeluh tentang tidak menyalanya periuk nasi akibat hak dan rezeki para seniman yang dirampas melalui pembajakan.

Menanggapi hal di atas, Dubes Yusron menyatakan keprihatinan yang amat mendalam. Dengan nada serius tapi sekaligus juga jenaka, Dubes Yusron mengatakan sayang bahwa dirinya hanya pencinta lagu atau musik, dan bukan pencipta.

“Jika pencipta, saya akan ciptakan lagu berjudul Balada Seorang Seniman. Isinya adalah menuturkan kisah sedih para seniman yang haknya dirampas para pembajak dan sekaligus juga oleh pemcintanya sendiri melalui pencetakan dan pembelian CD bajakan," ujar Dubes Yusron, sambil merujuk lagu "Balada Seorang Biduan" sebagai inspirasi bagi lagu yang mungkin diciptakan itu.

Dubes Yusron menyatakan akan memfasilitasi sekuat tenaga rencana pembentukan forum di atas. “Saya yakin masalah HAKI akan dapat teratasi. Apalagi Dirjen kita, Ahmad M. Romli sekaligus merupakan ahli hukum yang piawai,” demikian bekas anggota Komisi I DPR ini. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya