Berita

istimewa

Pelesir Ical dan Duo Zalianty Bukan Memalukan, Golkar Tak Polisikan Penyebar Video

JUMAT, 21 MARET 2014 | 17:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Golkar tidak ambil pusing atas beredarnya video berjudul "Capres ARB Bersama Artis Marcella Zalianty di Pulau Maladewa" yang diduga sebagai bagian dari kampanye hitam untuk menjatuhkan elektabilitas partai dan ketua umumnya, Aburizal Bakrie.

Karena itu, Golkar tidak akan memperkarakan pihak yang menyebar video tersebut karena hanya membuang-buang waktu dan energi.

"Ngapain ngurusi sesuatu yang tidak produktif. Ini energi kita terbuang jadinya. Kalau urus itu (video) nanti kita tidak urusi kampanye. Mungkin itu maunya orang," kata Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham di kantor DPP Partai Golkar, Kemanggisan, Jakarta Barat, Jumat (21/3).


Lagipula, lanjut Idrus, Ical tidak merasa terganggu dengan beredarnya video tersebut. Pasalnya, calon presiden Partai Golkar itu tidak merasa perjalanannya ke Maladewa sebagai sesuatu yang memalukan. "Itu kan bukan sesuatu yang kita tutup-tutupi," imbuh Idrus.

Ketua Harian Badan Koordinasi Pemenangan Pemilu (BKPP) Partai Golkar itu menambahkan, partainya dan Ical sudah biasa diserang dengan isu-isu tak sedap. Meski begitu, lanjutnya, serangan-serangan itu terbukti tidak mampu meruntuhkan elektabilitas Golkar.

"Dulu diserang dengan isu Lapindo tapi ternyata tidak sukses dan akhirnya hilang sendiri. Bahkan sekarang survei elektabilitas Golkar di Sidoarjo meningkat terus. Kemudian diserang lagi dengan isu pajak tapi akhirnya hilang juga," tandasnya, seperti dikutip dari JPNN. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya