Berita

ilustrasi/net

Maskapai Kanada Hentikan Sementara Penerbangan ke Venezuela

SELASA, 18 MARET 2014 | 10:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Maskapai enerbangan internasional Kanada, Air Canada menangguhkan sementara penerbangan dari dan ke Venezuela karena alasan keamanan. Air Canada sebelumnya melayani rute penerbangan antara Toronto dan Caracas selama tiga kali seminggu.

Pihak maskapai menyebut bahwa rute penerbangan tersebut baru akan kembali dioperasikan setelah situasi di Venezuela lebih stabil.

"Dikarenakan krusuhan sipil di Venezuela, Air Canada tidak bisa lagi menjamin keselamatan operasinya dan telah menangguhkan penerbangan ke Caracas hingga ada pemberitahuan lebih lanjut," kata pihak maskapai melalui pernyataan seperti dilansir BBC pada Selasa (18/3).


Air Canada menyebut bahwa pihaknya akan melakukan refund atau pengembalian uang kepada pelanggannya yang telah memsan tiket untuk penerbangan ke Caracas.

Menyusul kerususan di Venezuela sejumlah penerbangan internasional telah mengurangi operasinya ke Caracas.

Sebelumnya pada bulan Januari Ecuadorean airline juga telah melakukan penangguhan penerbangan ke Venezuela.

Keluhan utama maskapai internasional terutama adalah adanya kontrol ketat pemerintah Venezuela terhadap mata uang asing. Hal tersebut membuat maskapai penerbangan asing sulit memulangkan uang yang diperoleh dari penjualan tiket di Venezuela.

Maduro disebut telah berhutang pada penerbangan internasional sebanyak lebih dari 3 miliar dolar AS.

Kerusuhan sipil di Venzuela yang menuntut pertanggungjawaban Presiden Nicholas Maduro atas masalah peningkatan inflasi ekonomi, kriminalitas serta pengangguran di negeri kaya minyak tersebut. Selama kerusuhan yang berlangsung sejak enam pekan terakhir, setidaknya 29 orang telah tewas dalam protes berujung bentrokan di Caracas. [ysa]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya