Berita

jeffrie geovanie

Setelah Ahok, Giliran Asiong yang akan Dampingi Jokowi?

SENIN, 17 MARET 2014 | 19:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Soal siapa paling tepat menjadi calon wakil presiden yang akan mendampingi Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 2014 terus menjadi bahan pembicaraan setelah Gubernur DKI Jakarta itu resmi ditetapkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden pada Jumat lalu (14/3). Sejumlah nama pun bermunculan.

Namun, sejauh ini banyak pengamat menilai bahwa Jokowi tetap butuh sosok seperti Wagub DKI Jakarta Basuki T. Purnama yang akan mendampinginya di pentas nasional setelah pertama kali disampaikan Board of Advisor CSIS, Jeffrie Geovanie.

Pada Rabu (5/3) atau sembilan hari sebelum Jokowi resmi ditetapkan sebagai capres, Jeffrie yang sudah sejak tahu lalu yakin Mega akan mendukung Jokowi menyatakan, yang paling menarik adalah menebak siapa yang akan menjadi cawapres mendampingi mantan Walikota Solo itu.


"Kalau saya boleh menggunakan intuisi saja maka figur cawapres tersebut adalah tetap Basuki T Purnama (Ahok) atau yang memiliki kriteria seperti Ahok, siapa dia? Kita tunggu saja," kata Jeffrie Rabu dua pekan lalu.

Siapa sosok mirip Ahok yang dimaksud Jeffrie? Kepada wartawan sesaat lalu (Senin, 17/3), Jeffrie, yang sejumlah prediksinya terkait politik tanah air, terutama soal pencapresan Jokowi tepat, membuka sedikit informasi siapa sosok mirip Ahok tersebut.

"Kalau menurut intuisi saya, pasangan Jokowi untuk cawapres seharusnya mirip Ahok. Kalau di DKI Jokowi-Ahok, intuisi saya mengatakan di nasional Jokowi-Asiong. Siapa Asiong tentu figur yang mirip-mirip Ahok plus. Plusnya lebih mengerti urusan internasional terutama perdagangan internasional. Siapa Asiong? Ya sabar saja. Banyak sekali figur yang nama kecilnya Asiong," kata Jeffrie.

Sejak awal Maret 2013 lalu, Jeffrie sudah menyampaikan bahwa Jokowi akan menjadi calon presiden. Setelah itu Jeffrie juga mengatakan, meski Jokowi kerap menolak menjawab soal pencapresan, tapi dukungan kepadanya akan terus bergulir bergelombang secara alamiah. Hal itu terbukti kemudian dengan kuatnya desakan agar Mega mencapreskan Jokowi.

Karena itu pula, kata Jeffrie ketika itu, Jokowi bisa menjadi capres tak lepas dari sifat kenegarawanan Megawati. Dengan kewenangan yang dimiliki itu juga, menurutnya saat itu, Megawati menjadi sosok yang paling menentukan politik pada Pilpres 2014. Karena banyak orang yang berharap menjadi cawapres Jokowi mendekat karena harus mendapat restu dari Megawati. Terlebih, Jokowi sosok yang loyal kepada bekas Presiden RI itu.

Tak hanya itu, pada pertengahan September 2013, Jeffrie juga menyatakan, saat yang tepat bagi Megawati untuk mengumumkan capres adalah sebelum pelaksanaan Pemilihan Legislatif, tepatnya pada akhir Januari atau awal Februari 2014. Meski pada akhirnya Jokowi resmi menjadi capres pada pertengahan Maret. Tapi tetap, seperti kata Jeffrie, pencapresan Jokowi sebelum pileg.

"Saat yang tepat bagi Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekanoputri mengumumkan siapa capres PDIP adalah akhir Januari atau awal Februari 2014. Untuk nama cawapres PDIP dapat diumumkan setelah pemilu legislatif, yaitu awal Mei 2014 sangat ideal," ungkap Jeffrie ketika itu. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya