Berita

Bisnis

Tahun Depan Batik Air Mengudara di Australia

SENIN, 17 MARET 2014 | 17:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lion Group akan melebarkan sayap dengan membuka maskapai penerbangan yang melayani penerbangan domestik di Australia pada tahun depan.

"Saya harapkan di Australia tidak pakai Lion, tapi Batik Air dengan nama Australia Batik," jelas CEO Lion Grup, Rusdi Kirana, dalam jumpa pers yang digelar di Lion Village, Komplek Pergudangan Ulasan Bandara Mas M1, Tangerang, Banten pada Selasa (17/3).

Rusdi menjelaskan alasan terpilihnya Batik Airlines untuk memulai penerbangan domestik Australia adalah semata peluang bisnis.


"Pangsa market mereka (Australia) memiliki kemampuan untuk membeli tiket yang full service," lanjut Rusdi.

Untuk penerbangan awal, jelasnya, Lion Group akan kerahkan dua hingga empat buah pesawat untuk melayani rute penerbangan domestik sejumlah kota di Australia seperti Sydney, Melbourne, dan Perth. Rusdi menjelaskan bahwa Lion Group saat ini tengah mencari partner untuk merealisasikan rencana tersebut.

"Tapi untuk penerbangan domestik di Australia tidak perlu mencari partner karena secara regulasi kita diperbolehkan untuk memiliki 100 persen," jelasnya.

Lebih lanjut Rusdi menjelaskan bahwa untuk membuka layanan penerbangan domestik di Australia tidak memakan biaya besar.

"Kalau untuk existing airlines kan punya perawatan sendiri jadi seperti buka rute baru. Organisasinya yang lebih membutuhkan biaya seperti adanya Dirut baru," tandas Rusdi. [ald]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya