Berita

ilustrasi

Dunia

Peneliti Australia: Menikah Bisa Menambah Berat Badan

SABTU, 15 MARET 2014 | 19:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah studi yang dilakukan peneliti dari Flinders University di Adelaide, Australia menemukan bahwa menikah bisa meningkatkan berat badan.

Sebanyak 350 orang yang merupakan pasangan pengantin dilibatkan dalam penelitian tersebut. Mereka direkrut menjadi partisipan penelitian ketika menghadiri pameran pernikahan.

Hasil studi yang dilakukan menemukan bahwa berat badan pengantin meningkat rata-rata 2,1 kilogram dalam kurun waktu enam bulan setelah
menikah.

menikah.

Sedangkan bagi pengantin yang melakukan diet sebelum menikah, berat badannya rata-rata meningkat lebih banyak dari pada pengantin yang tidak diet sebelum menikah.

Pengantin yang melakukan diet biasa sebelum hari pernikahan, berat badannya meningkat rata-rata 3,2 kilogram dalam kurun waktu enam bulan setelah hari pernikahan. Sementara pengantin yang melakukan diet ketat serta mendapat tekanan lebih untuk diet, berat badannya meningkat rata-rata 4,5 kilogram setelah enam bulan pernikahan.

Selain itu, studi juga menemukan bahwa satu dari tiga pengantin melaporkan bahwa ia disarankan untuk mengurangi berat badan oleh tunangannya atau anggota keluarganya sebelum pernikahan. Hal tersebut dilakukan karena adanya pandangan bahwa bentuk badan merupakan faktor penting dalam acara pernikahan.

Para peneliti menyebut bahwa studi mereka dilakukan dengan cara melakukan pengujian eksplisit pada berat badan partisipan sebelum menikah dan setelah menikah untuk menemukan apakah pernikahan bisa menjadi pendorong perubahan berat badan.

Penelitian yang telah dipublikasikan di Journal Body Image, sebagaimana dilansir Daily Mail (Jumat, 14/3) itu mengungkapkan bahwa peningkatan berat badan setelah menikah bisa merupakan hasil dari kebiasaan aktifitas fisik yang lebih rileks. Selain itu itu juga bisa dikarenakan faktor melemahnya motivasi untuk menjaga berat badan, karena mereka telah memiliki orang yang menerima diri mereka. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya