Berita

Femmy Permatasari

Blitz

Femmy Permatasari, Tanam Benang Buat Cari Suami

KAMIS, 13 MARET 2014 | 09:20 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Beauty is pain, tentu dirasakan oleh presenter dan artis senior ini. Untuk mendapatkan kecantikan yang dia inginkan, Femmy Permatasari rela merogoh kocek dalam-dalam, serta merasakan sakit saat disuntik botox dan tanam benang.

Usia yang tak lagi muda, serta wajahnya yang sering terkena make-up, membuat Femmy memutuskan untuk mendatangi dokter kepercayaannya guna mengencangkan kembali kulit wajahnya yang mulai kendur.

“Baru the first time aku lakuin. Kenapa mau melakukan? Aku udah menjadi seorang wanita dewasa, udah kepala tiga yang berapa tahun lagi kepala empat. Jadi harus di-treatment biar tetep cantik, muda,” ungkapnya.


Meski harus menahan sakit dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, namun Femmy mengaku puas dengan hasil yang diperolehnya setelah melakukan suntik botox dan tanam benang tersebut. Ia merasa kulit wajahnya jauh lebih segar.

“Jujur aku sangat puas banget sama hasilnya yang udah dilakukan selama treatment. Mukaku nggak pake bedak-bedakan segala macam, mukaku segar,” ujarnya.

Alasan lain pemain film Putih Merah dan Cinta Cenat Cenut 2 ini melakukan tanam benang agar lekas mendapatkan jodoh. Diketahui, Femmy telah bercerai dengan Samudera Djaya pada 27 Februari 2012. Makanya ia pun melakukan treatment botox, filer dan threadlift agar terlihat cantik dan segar.

“Iya dong pasti, nanti buat suamiku yang kedua. Kan enak kalau jadi janda tapi keliatan cantik,” tuturnya.

Dalam mencari pasangan, perempuan berdarah Manado-Tionghoa ini tidak memasang kriteria berlebih, yang penting bisa sayang pada ketiga anaknya.
“Pasti punya kerjaan, baik, dan sayang sama ketiga anak aku. Masak aku sampai tua sendiri terus,” katanya.

Sayangnya, calon suami baru nanti harus berbesar hati, karena ia sudah tak mau lagi memberikan keturunan, mengingat usianya yang sudah tidak muda lagi.
“Jangan minta anak lagi dari aku. Kalau hamil lagi nggak baik, berisiko,” pungkasnya.  ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya