Berita

Prakos Bs

Prakoso BS: Pesantren Strategis Untuk Program Kewirausahaan

MINGGU, 09 MARET 2014 | 15:49 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Program kewirausahaan di daerah khususnya di Pesantren harus terus di kembangkan. Pesantren menjadi sangat strategis keberadaannya karena selain sebagai lembaga keagaamaan yang sangat dekat dengan masyarakat. Pesantren juga melahirkan generasi muda yang tangguh baik dari sisi pengetahuan agama maupun wirausaha.

Demikian disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso BS, pada acara Wirausaha Muda Mandiri Goes To Pesantren, di pondok pesantren Darun Nahdlatain Lombok Timur NTB, Kamis (9/3).

"Sejarah pesantren di Indonesia sangat panjang. Sudah betul dalam rangka menggali dan menggenjot pertumbuhan ekonomi lewat pesantren," katanya


Menurut Prakoso, implikasi positif dari program kewirausahaan dalam rangka menggenjot pertumbuhan dan pengembagan kewirausahaan sehingga bisa menjadi nilai positif yang saling menguntungkan baik untuk potensi ekonomi di daerah dan potensi ekonomi secara nasional.

"Point Pesantren menjadi sangat strategis," katanya.

Lanjut Prakoso, Pesantren merupakan salah satu segmen yang memiliki akar sangat kuat dalam masyarakat Indonesia pada umumnya dan sebagai subkultur memiliki sistem nilai dan pandangan hidup sendiri.

Namun, dari ribuan pesantren di Indonesia yang melahirkan santri dengan bekal agama yang cukup, namun hanya beberapa saja yang siap turut membangun ekonomi bangsa karena jarangnya bekal entrepreneurship yang ditanamkan di dalam jiwa dan mind set para santri.

Untuk itu, kata Prakoso, acara Wirausaha Muda Mandiri Goes To Pesantren, di pondok pesantren Darun Nahdlatain, adalah bagian dari program penumbuhan dan pengembangan wirausaha muda yg dilakukan oleh PT Bank Mandiri tbk sejalan dengn program kementerian koperasi dan ukm melalui progran Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN).

"Saya berharap  pemerintah daerah untuk meneruskan program kewirausahaan di daerah, untuk penumbuhan dan pengembagan kewirausahaan kedepannya," katanya.

Wirausaha Muda Mandiri Goes To Pesantren dalam rangka memberikan pendidikan/pelatihan berwirausaha yang aplikatif kepada para santri dengan narasumber pengusaha dibidang  Industri & Jasa/Boga/Kreatif dan Motivator Nasional, Pemenang, Finalis WMM. Kemudian materi yang disampaikan akan disesuaikan dengan Pesantren, sehingga dapat langsung diimplementasikan di pesantren dimaksud. [dzk]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya