Berita

irjen Mochammad Iriawan/net

Olahraga

Kapolda Jabar: Persiapan Islah Jakmania dan Viking Hampir Selesai

JUMAT, 07 MARET 2014 | 10:57 WIB | LAPORAN:

Perseteruan turun-temurun antara dua kelompok suporter klub sepakbola, Persib (Bandung) dan Persija (Jakarta) coba diselesaikan dengan berbagai cara. Kali ini, islah atau perjanjian damai digagas Kapolda Jawa Barat, Irjen Mochammad Iriawan.

Sebelumnya banyak upaya selalu saja gagal walau sudah digagas oleh perwakilan kedua klub. Bahkan, hingga melibatkan pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemkot Bandung, dan Kepolisian dua daerah. Perjanjian damai itu menjadi kunci diizinkannya pertandingan kedua klub digelar di Bandung.

"Perdamaian antara dua suporter besar di Indonesia yakni Viking Bandung dan The Jakmania hampir 80 persen persiapannya. Saya juga telah berkoordinasi dengan Kapolda Metro dan direspons dengan baik. Pihak The Jack dan Viking pun menyatakan siap," ujar Kapolda di Markas Polda Jabar, Bandung, Jumat (7/3).


Bukan hanya itu, Kapolda juga menjelaskan bahwa seluruh Kapolres di kabupaten dan kota Jabar telah mengundang "bobotoh" dan mengajak mereka berdiskusi agar lebih bersikap dewasa dan tidak anarkis jika ada suporter lain datang ke Jabar.

Tentang rumor yang menyebut perdamaian dua kelompok suporter itu terlalu dipaksakan, Kapolda Mochammad Iriawan menanggapinya santai. Ia meminta semua pihak mau menghargai upaya yang dilakukan Polda Jabar.

"Mari kita buka lembaran baru dan menutup lembaran yang lama bagi Persib dan Persija," ungkap Iriawan

Sampai saat ini, Iriawan belum bisa memastikan kapan perjanjian damai tersebut akan dilaksanakan. Namun, yang pasti seluruh "bobotoh" menginginkan hal tersebut terealisasi.

"Apabila masih terjadi tindakan anarkis oleh pihak bobotoh di seluruh Jawa Barat atau siapapun juga, saya tidak segan-segan menolak mengizinkan Persija melakukan pertandingan dengan Persib di wilayah Jawa Barat," tegas Irjen Mochammad Iriawan. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya