Berita

grace natalie

Grace Natalie Bantah Hasil Survei SMRC Pesanan SBY

SENIN, 03 MARET 2014 | 18:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terkait elektabilitas Partai Demokrat ditengarai pesanan Susilo Bambang Yudhoyono.

Alasannya, setelah pada tahun lalu hasil surveinya menunjukkan elektabilitas Partai Demokrat hanya 8,3 persen yang kemudian dijadikan alat untuk merongrong Anas Urbaningrum saat masih menjabat Ketua Umum, kini hasil survei SMRC menunjukkan elektabilitas partai itu menggembirakan berada di urutan ketiga dengan tingkat keterpilihan sekitar 10 persen saat hasil survei lembaga lain menempatkan partai itu masih terpuruk bahkan di bawah 5 persen.

Tudingan bekas loyalis Anas Urbaningrum, Tri Dianto itu dibantah CEO SMRC Grace Natalie, yang dihubungi Rakyat Merdeka Online petang ini (Senin, 3/3). (Baca: Ingat, Dulu Hasil Survei SMRC yang Dijadikan Alat untuk Jatuhkan Anas)


"SMRC selalu menjunjung tinggi kaidah keilmuan dalam semua kegiatan survei. Boleh dicek dan kami siap membuktikan secara akademis," tegas Grace Natalie.

Bekas presenter TvOne ini pun mendedahkan buktinya. "Setelah rilis SMRC tahun lalu yang menunjukkan elektabilitas turun drastis, lembaga survei lain menemukan hal yang sama," tandas Grace Natalie.

Sementara itu, terkait pernyatan SBY bahwa Partai Demokrat saat ini berada di peringkat ketiga dengan elektabilitas sekitar 10 persen, sebelumnya Grace Natalie sudah membantah bahwa dia pernah membenarkan atau menampik hasil surveinya yang dirujuk Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu. (Baca: SMRC: Demokrat dan Gerindra Salip-salipan)

"Saya belum pernah bilang itu survei SMRC atau bukan. Harusnya tanya (ke) Pak SBY. Kan beliau yang bikin statement," tegas Grace Natalie. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya