Berita

anis matta

AMPM: Anak Muda Wajib Dukung Anis Matta

SENIN, 03 MARET 2014 | 13:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden PKS Anis Matta dinilai sudah memiliki kematangan dalam berpolitik. Salah satu contohnya, terkait keberhasilannya dalam memimpin PKS sehingga partai itu keluar dari krisis kepercayaan masyarakat.

Karena itu, tegas Koordinator AMPM DKI Jakarta, Maulfy Sanaullah, tidak ada alasan meragukan kemampuan Anis Matta. AMPM merupakan singkatan dari Anis Matta Pemimpin Muda.

"Pengalaman selama di Muhammadiyah dan PKS adalah bukti bagaimana kemampuan manajerialnya sudah teruji. Maka kami mengajak semua kalangan muda mendukung Anis Matta menjadi Presiden Indonesia 2014-2019,“ jelas Maulfy Sanaullah dalam keterangan persnya, Senin (3/3).


Menurutnya, ada tiga alasan mengapa kalangan muda wajib mendukung Anis Matta menjadi pemimpin Indonesia mendatang.  

"Pertama, Anis adalah sosok yang jujur dan memiliki rekam jejak baik. Selama memimpin partainya, Anis Matta terbukti dapat dipercaya serta tak pernah tersandung kasus korupsi. Ini sulit ditemukan dalam kepemimpinan bangsa ini sekarang yang mengalami krisis pemimpin berkarakter," tegasnya.

Maulfy menambahkan alasan kedua, Anis Matta sudah terbukti memiliki kematangan berpolitik. Hal ini dibentuk melalui perjalanan keorganisasian dalam sejumlah organisasi seperti Muhammadiyah dan PKS.

Ketiga, Anis Matta memiliki konsep bagaimana membangun Indonesia. Ini dibuktikan dengan gagasan terbarunya yang dituangkan dalam buku “Gelombang Kebangkitan Sejarah Indonesia”. “Maka, tak ada alasan setiap anak muda Indonesia untuk tidak mempercayakan suaranya kepada pemimpin muda seperti Anis Matta," pungkasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya