Berita

Sebagai Negara Agraris, Indonesia harus Mengandalkan Produk Lokal

SENIN, 03 MARET 2014 | 08:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Buruh merupakan aset negara yang harus diperjuangkan kesejahteraan hidupnya. Apalagi, jika sektor buruh diperkuat industri, Indonesia akan kuat.

Demikian disampaikan peserta Konvensi Capres Partai Demokrat Hayono Isman dalam keterangan pers yang diterima pagi ini (Senin, 3/3).

Karena itu, Hayono berjanji akan berusaha menghapuskan sistem jasa tenaga kerja (outsourcing) dan status kerja kontrak. Hayono menuturkan akan berbicara dengan pimpinan organisasi buruh dan pengusaha untuk mendiskusikan persoalan outsourcing.


Selain masalah butuh, Hayono yang berbicara dalam debat Konvensi di Bogor Minggu (3/2) dengan tema Kesejahteraan rakyat dan hubungan internasional juga memberikan perhatian terhadap sektor pertanian.

Menurutnya, sebagai negara agraris, Indonesia harus mengangkat derajat petani agar tidak bergantung dan mengandalkan produk impor.

Anggota Komisi I DPR ini sepakat dengan kebijakan mereformasi agraria namun pemerintah harus memperhatikan sektor pertanian. Salah satu program yang digulirkan Hayono yakni memberikan Dana Insentif Produksi Petani (DIPP) sebesar Rp 1 juta per orang setiap bulan.

Hayono memperkirakan jumlah petani yang memproduksi lahan sawah minimal seluas 0,2 hektare-0,5 hektare akan mendapatkan dana bantuan tersebut. Tercatat jumlah petani di Indonesia mencapai 26 juta orang, sedangkan petani yang menggarap lahan sawah seluas lebih dari 0,2 hektare sekitar 15 juta orang. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya