Berita

foto:reuters

Dunia

703 Orang Tewas di Irak Selama Februari

MINGGU, 02 MARET 2014 | 12:28 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Total korban tewas dalam kekerasan yang terjadi di Irak pada bulan Februari mencapai 703 orang.

Menurut laporan PBB, dari jumlah tersebut 564 di antaranya merupakan warga sipil dan 139 lainnya anggota pasukan keamanan. PBB menambahkan, kekerasan ini juga telah melukai 1.381, yang sebagian besar warga sipil.

Sebagai daerah ibukota, Baghdad merupakan daerah yang terparah dengan 239 orang tewas. Diikuti dua provinsi lainnya Salahuddin dengan 121 tewas dan Niniwe Utara dengan 94 tewas. Sementara itu, Kepala misi PBB Nickolay Mladenov mengimbau kepada warga Irak untuk menghentikan kekerasan.


"Para pemimpin politik, sosial dan keagamaan Irak memiliki tanggung jawab yang mendesak untuk datang bersama-sama dalam menghadapi ancaman teroris di negara ini," katanya.

"Hanya dengan bekerja bersama-sama Irak dapat mengatasi penyebab kekerasan dan membangun masyarakat demokratis di mana aturan hukum diamati dan hak asasi manusia dilindungi," imbuh Mladenov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir dari Associated Press (Minggu, 2/3).

Saat ini, Irak telah menghadapi meningkatnya gelombang serangan yang dilakukan oleh militan setelah invasi dari Amerika pada tahun 2003. Tahun 2013 lalu saja, PBB mencatat korban tewas di Irak mencapai 8.868 orang tewas.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya