Berita

Golput Apatis Membahayakan Demokrasi

RABU, 26 FEBRUARI 2014 | 13:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Peserta Konvensi Partai Demokrat Hayono Isman menegaskan, konstitusi tidak melarang seseorang untuk tidak menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum 2014 ini.

"Saya hormat kepada warga yang golput karena tiada calon pemimpin yang sesuai aspirasinya atau kecewa dengan partainya," ujar Hayono (Rabu, 24/2).

Wacana golput ini menuai kontroversi terutama setelah KPU menegaskan, bahwa para pihak yang mengkampanyekan ajakan golput dapat dipidana.


Menurut anggota Komisi I DPR ini, ada dua kelompok yang golput. Yaitu golput progresif dan golput apatis. Golput progresif adalah mereka yang memilih karena merasa tidak ada pilihan. Sedangkan golput apatis adalah mereka yang cuek dan memang tidak mau berpartisipasi dalam pemilu.

Yang harus diantisipasi adalah golput apatis. Kelompok ini, kata Hayono, akan membahayakan demokrasi. "Apabila kelompok ini semakin besar maka demokrasi Indonesia terancam gagal, bahkan negara akan kolaps," tandas anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya