Berita

Sabtu, PPP akan Undang JK Sebagai Bakal Capres

SELASA, 25 FEBRUARI 2014 | 17:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

DPP Partai Persatuan Pembangunan akan mengundang tujuh tokoh bakal calon presiden yang akan diusung partai berlambang kabah tersebut pada Pilpres 2014 mendatang.

Ketujuh nama itu diputuskan dalam Musyawarah Kerja Nasional PPP yang digelar di Grand Preanger Hotel, Bandung, pada 7-9 Februari lalu.

Mereka adalah Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali; mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla; dan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Selebihnya, Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin; mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Khofifah Indar Parawansa; Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia, Isran Noor; dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddique.


"PPP akan undang seluruh nama-nama bakal capres yang diputuskan oleh Mukernas Bandung untuk menyampaikan pandangan kenegaraan di forum 'PPP Mendengar' di DPP," ujar Jubir DPP PPP M. Arwani Thomafi kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 25/2).

Lewat forum PPP Mendengar, jelas Arwani, pihaknya ingin mengetahui seperti apa sikap para bakal calon itu terhadap persoalan sosial kemasyarakatan yang berkembang saat ini. Sekaligus melihat bagaimana reaksi publik terhadap gagasan yang disampaikan ketujuh tokoh tersebut.

"Waktunya menyesuaikan waktu para bakal capres," jelas anggota Komisi V DPR ini.

Forum PPP Mendengar dengan memanggil para balon capres itu dimulai pada pekan ini. "Minggu ini insya Allah Pak JK. Tepatnya, hari Sabtu," demikian Sekretaris Fraksi PPP yang saat ini duduk di Komisi V DPR RI. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya