Berita

ahmad jazuli abdillah

Terkait Mahfud MD, Polri Periksa Ahmad Jazuli Pagi Ini

SELASA, 25 FEBRUARI 2014 | 08:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tim Mabes Polri menindaklanjuti laporan Ahmad Jazuli Abdillah terkait dugaan fitnah, pencemaran nama baik, dan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.

Hari ini, Jazuli, Jurubicara pasangan Wahidin Halim-Irna Narulita pada Pilgub Banten 2012 lalu, diperiksa Mabes Polri sebagai saksi pelapor.

"Ya nanti, jam 9. Saya sudah terima undangannya hari Kamis kemarin," jelas Jazuli kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 25/2).


Meski begitu, dia sendiri belum bisa memastikan apakah hanya diperiksa terkait laporannya tersebut, atau sekalian sebagai terlapor. Karena Mahfud MD juga sebelumnya melaporkan dia lebih dulu juga terkait fitnah dan pencemaran nama baik.

"Pokoknya, saya siaplah (menghadapinya)," ungkapnya seraya menambahkan, sebenarnya sudah ada tim dari Mahfud MD yang mengajak berdamai namun dia menolak karena ingin Mahfud yang langsung menghubungi.

Sebelumnya, Mahfud MD telah melaporkan Ahmad Jazuli Abdillah ke Bareskrim Mabes Polri Jakarta pada 24 Januari 2014 lalu. Mahfud tak diterima dituding mengatur kemenangan Ratu Atut-Rano Karno, pasangan yang digugat saat itu di MK. (Baca: Mahfud MD Laporkan Jazuli ke Bareskrim Polri).

Sementara Jazuli melaporkan karena tak terima berbagai pernyataan keras Mahfud dalam menanggapi pernyataannya tersebut, seperti binatang, sampah, tidak beriman, kafir, serta ditertawakan kodok. (Baca: Tak Terima Disebut Kafir dan Binatang, Jazuli Polisikan Mahfud MD).[zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya