Berita

ilustrasi

Penerbangan Terus Tertunda Karena Kabut, Gita Tetap akan Temui Petani Riau

SENIN, 24 FEBRUARI 2014 | 11:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan berencana untuk menemui petani di Pelalawan, Provinsi Riau, hari ini. Namun, perjalanannya sedikit terganggu karena pesawat yang akan ia tumpangi mengalami penundaan menyusul kabut asap yang melanda wilayah Riau.

Rencananya Gita berangkat dari Bandar Udara Soekarno Hatta menumpang pesawat Garuda Indonesia GA 170, pukul 06.00, Senin (24/2). Tapi kemudian ditunda pada pukul 08.00, lalu mengalami penundaan lagi hingga pukul 09.00. Ternyata hingga pukul 09.00 pesawat masih belum bisa diberangkatkan dan dijanjikan oleh otoritas penerbangan ditunda hingga pukul 11.00.

Meski terus mengalami penundaan, Gita mengaku tidak akan membatalkan keberangkatannya karena dirinya sudah komit dengan ratusan petani yang sudah menunggunya.


"Ini tantangan karena masalah kabut asap tidak pernah diprediksi. Tadi saya sudah menelepon ke sana dan menyampaikan permohonan maaf karena keterlambatan penerbangan," tukas Gita, dalam keterangannya.

Sampai saat ini, Gita masih menunggu pesawat yang akan memberangkatkannya ke Riau. ”Saya tetap tunggu saja sampai bisa berangkat. Ada beberapa kegiatan saya bersama petani di sana yang harus tetap berjalan, ” tukas Gita.

Selain konsep reformasi agraria yang gencar digulirkannya, Gita memang terus menyambangi petani dan berdialog langsung tentang pembangunan sektor pertanian Indonesia ke depan. Karena bagia dia, tidak ada alasan petani untuk tidak berdaulat.

"Selama ini pertanian terpinggirkan yang berakibat fatal pada ketahanan pangan nasional dan ketergantungan impor. Saya merasakan betul selama menjadi Menteri Perdagangan bagaiman sulitnya situasi ini. Ini tidak boleh lagi terjadi ke depan,” tandas Capres Peserta konvensi Partai Demokrat ini. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya