Berita

Butuh Dana Sebesar 25,95 M untuk Rehabilitas Rumah Korban Erupsi Kelud

SENIN, 24 FEBRUARI 2014 | 10:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebanyak 3.896 jiwa korban erupsi Gunung Kelud sampai kemarin (Minggu, 23/2) masih mengungsi. Masing-masing 1.765 jiwa di Kabupaten Kediri,1.879 jiwa Kabupaten Malang, dan 252 jiwa Kabupaten Jombang.

"Sebanyak 79.778 jiwa pengungsi sudah pulang ke rumah," jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho (Senin, 24/2).

Sutopo mengungkapkan itu berdasarkan hasil rapat koordinasi tadi malam di Gedung Grahadi Surabaya.


Sementara jumlah rumah rusak yang terdata sebanyak 8.452 rumah di Kabupaten  Kediri, Blitar, dan Malang. Dari jumlah tersebut sebanyak 4.325 rumah belum terklasifikasi rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan.

"Estimasi biaya berdasarkan asumsi Program RS-RTLH (Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni) sebesar Rp. 6 Juta per rumah, sehingga dibutuhkan sementara biaya sebesar Rp. 25,95 miliar (untuk rehabilitasi seluruh rumah warga setelah erupsi Kelud)," ungkapnya.

Sedangkan terkait pemenuhan air bersih di tempat pengungsian Kabupaten Kediri Hidran Umum 57 Unit, dan saat ini tersedia 45 Unit akan dipasang di lokasi pengungsi yang sudah kembali ke rumah.  "Untuk mengisi air bersih dilayani 11 truck tanki air oleh PDAM," imbuh Sutop.

Di Kabupaten Malang sudah terpasang 50 Unit Hidran Umum dilayani 23 truck tanki air oleh PDAM Kabupaten Malang. "Pemenuhan MCK tahap pasca bencana, Kemenpera akan membantu MCK komunal sesuai kebutuhan lokasi kelompok rumah," tandasnya. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya