Berita

Dahlan Iskan Semakin Tak Terkejar

SABTU, 22 FEBRUARI 2014 | 22:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Popularitas dan elektabilitas Dahlan Iskan semakin tidak terkejar oleh 10 peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat lainnya. Data dari berbagi lembaga survei menunjukkan bahwa Dahlan memang satu-satunya kandidat peserta konvensi yang layak bersaing dengan kandidat capres dari partai lain.

Oleh karena itu, sebaiknya Komite Konvensi Capres Partai Demokrat segera mengumumkan hasil survei yang dilakukan tiga lembaga survei yang dikontrak oleh Komite Konvensi.

Demikian disampaikan Sekretaris Departemen Pertanian DPP Partai Demokrat, Amal Alghozali malam ini Sabtu, (23/2) terkait temuan sejumlah lembaga survei. Yang terbaru adalah temuan PoliticaWave bahwa share of awareness terbesar diraih Dahlan Iskan sebesar 44,5 persen jauh meninggalkan peserta Konvensi lainnya.


"Ada kesan Komite Konvensi menutupi sesuatu tentang hasil survei, sehingga sampai hari ini hasil survei belum diberikan kepada peserta Konvensi ataupun diumumkan ke publik," kata Amal Alghozali.

Di awal pelaksanaan Konvensi, Komite menjanjikan bahwa survei tahap pertama dilakukan akhir Desember 2013. Lalu diundur menjadi pertengahan Januari 2014.

"Tapi hingga hari ini tidak ada lagi penjelasan, apakah survei sudah dilakukan apa belum? Kalau sudah dilakukan bagaimana hasilnya? Jangan sampai masyarakat curiga kepada komite konvensi," ungkapnya mengingatkan.

Menurut Amal Alghozali, saat ini tidak ada lagi sesuatu yang bisa disembunyikan, apalagi direkayasa. 

"Untuk itu Buka sajalah apa adanya agar kader partai tahu siapa peserta Konvensi yang paling tinggi ratingnya," katanya seraya menambahkan, jika hasil survei diumumkan, akan berpengaruh kepada semangat kader partai yang sedang berjuang di lapangan, khususnya para caleg di daerah. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya