Berita

Aziz Syamsuddin

Aziz Syamsuddin Setuju Pembahasan RUU KUHAP Dihentikan

KAMIS, 20 FEBRUARI 2014 | 13:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pembahasan RUU Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) menuai kontroversi karena dinilai bisa menggembosi atau melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Antara lain, karena penghilangan hak penyelidikan, dan KPK harus izin pengadilan kalau mau melakukan penyadapan.

Karena itu, KPK melayangkan surat kepada DPR dan pemerintah mendesak pembahasan RUU tersebut dihentikan. Ketua Panja RUU KUHAP, Aziz Syamsuddin, mengaku setuju.


"Setuju saja. Sepanjang pemerintah cq. Menteri Hukum dan HAM menariknya. Karena RUU tersebut usulan dari pemerintah," jelas Aziz Syamsuddin yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 20/2) saat dimintai tanggapan.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR lainnya, Al Muzammil Yusuf, menegaskan, DPR tidak akan menghentikan secara sepihak pembahasan RUU KUHAP dan KUHP. "Ini dari pemerintah. Jadi jika memang dibatalkan, DPR bisa menerimanya," ungkap  Al Muzammil Yusuf di gedung DPR, Kamis (20/2). [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya