Berita

ilustrasi

Perkuat Alutsista, TNI AL Tinjau Kapal Selam Kilo Class di Rusia

RABU, 19 FEBRUARI 2014 | 07:58 WIB | LAPORAN:

Delegasi TNI AL yang diketuai Assisten Perencanaan (Asrena) Kasal Laksda TNI Ade Supandi mengadakan kunjungan kerja ke Rusia dari tanggal 9 hingga 15 Februari 2014 sebagai tindak lanjut kunjungan kerja KASAL RI ke Rusia tahun 2013 dan dalam upaya penjajakan peningkatan kerjasama pertahanan yang lebih erat antara Indonesia dan Rusia.

Hal itu disampaikan Sekretaris I Pensosbud KBRI di Moskow, Lailal Khairiyah Yuniarti melalui pesan elektronik yang dikirim ke Rakyat Merdeka Online, Selasa, (18/2).

Laksda TNI Ade Supandi dan delegasi antara lain berkunjung ke Armada Utara Rusia di Polyarniy, Murmanks, Federasi Rusia dari tanggal 10 hingga 12 Februari, dan diterima langsung oleh Rear Admiral Oleg Golubevi.


Dalam kunjungan tersebut, delegasi TNI-AL meninjau kapal selam Kilo Class yang diharapkan akan dapat memperkuat Alutsista TNI AL. Selain itu delegasi juga berkesempatan melihat berbagai kapal selam baik yang sudah maupun yang belum dimodernisasi.

Pihak Rusia menyampaikan harapan agar kapal selam yang di tawarkan kepada  kepada pihak Indonesia dapat  menjadi bagian dari kekuatan Alutsista TNI khususnya TNI AL nantinya.

Pada kesempatan kunjungan ke Rusia, Asrena KASAL Laksda TNI Ade Supandi dan delegasi juga telah melakukan pertemuan dengan Dubes RI Moskow, Djauhari Oratmangun, guna membicarakan kerjasama Indonesia-Rusia di bidang militer di masa yang akan datang.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia perlu memiliki Angkatan Laut yang kuat. Sebagai negara dengan tingkat penguasaan teknologi yang tinggi, Rusia adalah mitra yang ideal. Selain itu, Rusia tidak menetapkan prakondisi politik apapun untuk penjualan senjata.  Hubungan kerjasama militer kedua negara tidak terbatas pada jual-beli persenjataan. Kedua negara juga melakukan latihan bersama mengatasi pembajakan laut. [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya