Berita

jennifer dunn/net

Hukum

Jennifer Dunn: Mobil dari Wawan Tiba-tiba Diantar Orang Dealer

JUMAT, 14 FEBRUARI 2014 | 18:11 WIB | LAPORAN:

Aktris Jennifer Dunn mengaku tidak tahu riwayat mobil Toyota Vellfire putih Nopol B 510 JDC pemberian Tubagus Chaery Wardhana alias Wawan.

Ia tidak tahu mobil tersebut adalah hasil tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh suami Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, itu.

"Tidak tahu (hasil korupsi)," singkat Jennifer, usai diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/2).


Jennifer juga mengaku tidak tahu status mobil itu apakah masih dicicil atau sudah dilunasi. Menurutnya, mobil itu tiba-tiba diantar ke kediamannya sekitar September 2013.

"Tiba-tiba diantar oleh orang dealer," terangnya.

Pengacara Wawan, Tubagus Sukatma, menyatakan bahwa kliennya memang sering berhubungan dengan artis. Sebab, kliennya juga mempunyai Production House (PH).

Sedangkan, Jennifer mengaku pemberian mobil tersebut berkaitan dengan film yang diproduksi oleh PH milik Wawan. Adapun PH milik Wawan bernama R-1. Kendati begitu, Jennifer tegaskan bahwa kerjasama keburu batal lantaran Wawan terjerat dalam kasus korupsi yang ditangani KPK.

Jennifer hari ini menjalani pemeriksaan sekitar 5 jam. Jennifer keluar dari ruang pemeriksaan sekitar 15.25 WIB tadi. Di lobi, pengacaranya, Hotman Paris Hutapea sudah menunggu. Setelah memberikan penjelasan hampir 10 menit, dia dan pengacaranya lalu meninggalkan KPK.

KPK menyita mobil Toyota Alphard Vellfire warna putih bernopol B 510 JDC di rumah Jennifer Dunn di Jalan Bangka, Jakarta Selatan. KPK menduga mobil tersebut berkaitan dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. [ald]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya