Berita

TB Sukatma/net

Hukum

Penuhi Panggilan KPK, TB Sukatma Bersaksi Untuk Atut

JUMAT, 14 FEBRUARI 2014 | 11:39 WIB | LAPORAN:

Pengacara Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, TB Sukatma masuk dalam daftar saksi yang akan dimintai keterangan terkait perkara pemerasan dalam pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di Dinas Kesehatan Banten.

"TB Sukatma akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk RAC (Ratu Atut Chosiyah)," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi (Jumat 14/2).

Ini merupakan panggilan pertama yang diberikan kepada TB Sukatma. Berdasarkan pantauan, TB Sukatma telah duduk di lobi utama KPK sejak pagi tadi.


Tim penyidik KPK memanggil TB Sukatma, karena TB Sukatma dianggap pernah melihat, mendengar, bahkan mengetahui kasus yang menjerat Atut, kakak ipar Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany tersebut. Kendati demikian, masih belum diketahui informasi apa yang ingin dikorek penyidik KPK dari pengacara bernama Tubagus Sukatma itu.

Dalam kasus ini, Atut disangka telah melanggar Pasal 12 huruf e, atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 Ayat 2 atau Pasal 11 UU Tipikor.

Adapun Pasal 12 huruf e memuat aturan mengenai dugaan pemerasan. Ancaman hukumannya, pidana penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara dan minimal empat tahun penjara serta denda paling banyak Rp 1 miliar dan paling sedikit Rp 200 juta. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya