Berita

rizal ramli

Hamdi Muluk: Rizal Ramli Sudah Ada di Orbit Capres

KAMIS, 13 FEBRUARI 2014 | 14:04 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komunike Bersama Peduli Indonesia (KBPI) menantang 19 tokoh untuk maju pada Pemilihan Presiden 2014 mendatang. Ke-19 dari latar belakang kepala daerah, akademisi, aktivis sosial, dan pengusaha itu dinilai layak menjadi capres karena mempunyai rekam jejak yang baik, berprestasi, dan mampu menginspirasi banyak orang.

"Kita hanya membukakan mata publik, bahwa kita tidak kekurangan orang baik. Banyak pendekar-pendekar bagus, tapi tidak mau turun gunung. Nah, KBPI menjemput dan mengimbau, bahkan menantang untuk maju di Pilpres," jelas salah seorang penggagas KBPI, Prof. Hamdi Muluk kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 13/2).

Atas pertimbangan itu pula, dia menjelaskan, pihaknya tidak menyodorkan nama Rizal Ramli karena mantan Menko Perekonomian itu sudah ikut dalam Konvensi Capres Rakyat. "Pak Rizal sudah ikut Konvensi rakyat, jadi sudah masuk orbit capres," jelasnya.


Begitu juga dengan Joko Widodo. Gubernur DKI Jakarta itu tidak termasuk dalam 19 tokoh tersebut karena sudah hampir pasti didukung PDI Perjuangan. "Apalagi Jokowi sudah digadang-gadang lembaga survei. Kalau sudah digadang-gadang, nggak usah lagi," imbuhnya.

Pun demikian dengan Mahfud MD. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu tidak ditantang untuk maju capres karena sudah dinominasikan PKB sebagai salah seorang capres. "Pak Mahfud sendiri sudah bersedia," jelasnya.

Bagaimana dengan mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla, yang masuk dalam 19 tokoh tersebut padahal sebelumnya mantan Wapres itu termasuk yang dilirik PPP dan PKB? Saat ditanya hal tersebut, Hamdi Muluk berdalih, saat itu, baik JK dan partai tersebut belum ada ketegasan.

19 tokoh yang ditantang KBPI untuk maju di Pilpres 2014 itu adalah Tri Rismaharini (Walikota Surabaya), Ridwan Kamil (Walikota Bandung), Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng), Suyoto (Bupati Bojonegoro) dan Rustriningsih (mantan Wagub Jawa Tengah). Mereka dari kalangan dari birokrat atau kepala daerah.

Sementara dari kelompok penggiat sosial adalah Jusuf Kalla (mantan Wapres), Tri Mumpuni (wirausaha sosial) dan Khofifah Indar Parawansa (Ketua Umum PP muslimat NU). Dari intelektual ada dua akademisi UI Imam B. Prasojo dan Faisal Basri serta pakar bidang teknologi informasi Onno Widodo Purbo.

Selain dari unsur kepala daerah, aktivis sosial, dan intelektual, KBPI juga menjaring dari kelompok pengusaha. Mereka adalah Dr Taher (Bos Mayapada), Agung Prasetyo (CEO Kompas Gramedia), Chairul Tanjung (Trans Group), Sri Mulyani (World Bank), Ignatius Jonan (PT KAI), Emirsyah Sattar (Garuda Indonesia), Sudhamex (Garuda Food) dan Beti Alisyahbana (IBM Asia Pasifik). [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya