Berita

gita wirjawan (kanan)

Gita Wirjawan akan Sampaikan Keluhan Warga Syiah ke Presiden SBY

KAMIS, 13 FEBRUARI 2014 | 11:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penanganan kebutuhan harian para pengungsi warga Syiah di Sidoarjo cukup baik. Misalnya, makan terjamin dan sekolah disediakan.

"Patut diapresiasi upaya Pemerintah Jawa Timur," ujar Ketua Barindo, Gita Wirjawan, saat berkunjung ke Rusun Puspo Agro, Jemundo, Sidoarjo, (Kamis, 13/2).

Namun, mantan Menteri Perdagangan ini prihatin atas terkatung-katungnya nasib warga Syiah yang berasal dari Sampang, Madura itu.  Ia meminta pemerintah daerah dan pusat untuk segera memastikan penyelesaian yang mengedepankan pendekatan non diskriminatif.


"Namun saya menangkap ada hal yang sangat mendasar yang harus disikapi pemerintah. Perlindungan hak dasar berkeyakinan karena ini sangat asasi. Tidak boleh ada yang tertinggal dalam kehidupan bernegara, tidak terkecuali urusan keyakinan dan beragama," tegas Gita.

Sementara itu, menurut Iklil, Juru Bicara Warga Pengungsi, mereka menuntut realiasi segera janji Presiden SBY. "Bagi kami, bisa pulang yang terpenting dan hidup rukun. Bukan sekedar fasilitas rusun dan pemenuhan kebutuhan makan tapi jaminan kapan kami pulang. Kami minta jaminan tertulis dari gubernur dan bupati", kata Iklil dengan mata berkaca-kaca di depan puluhan pengungsi.

Dalam rilisnya, Gita berjanji akan menyampaikan aspirasi dan tuntutan warga pengungsi ke pemerintah bahkan presiden.

"Saya tidak bisa memutuskan apapun. Tapi saya akan bilang Pak SBY, ini ndak bener biarkan nasib rakyat terombang-ambing gara-gara beda keyakinan. Saya pribadi tidak ada kompromi dengan intoleransi dan diskriminasi," demikian Gita Wirjawan, Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya